TANGERANGNEWS.CO.ID, Jakarta | Pemerintah pusat menunjukkan perhatian serius terhadap penyelesaian berbagai persoalan di Papua dengan memberikan penugasan khusus kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Penugasan ini bertujuan mempercepat pembangunan sekaligus menangani isu-isu hak asasi manusia (HAM) di wilayah tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah secara resmi menugaskan Wakil Presiden Gibran melalui Keputusan Presiden (Keppres). Penugasan ini mencakup pengawasan langsung terhadap pelaksanaan pembangunan serta penanganan berbagai isu HAM yang menjadi perhatian publik.
“Penugasan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat untuk memastikan pembangunan di Papua berjalan efektif, adil, dan berkelanjutan, sekaligus menindaklanjuti laporan pelanggaran HAM yang selama ini dicatat Komnas HAM Perwakilan Papua,” ujar Yusril dalam konferensi pers, Selasa (9/7/2025).
Menurut Yusril, Wakil Presiden Gibran kemungkinan akan menempatkan kantor khusus di Papua sebagai simbol dan wujud komitmen langsung dalam memantau kinerja aparat serta menjalin komunikasi yang intensif dengan masyarakat setempat. Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dan solutif, menyentuh langsung akar permasalahan sosial, ekonomi, serta hak-hak dasar masyarakat adat Papua.
Beberapa isu terkait pelanggaran HAM yang tengah menjadi perhatian antara lain kasus agraria, kerusakan lingkungan hidup, serta pengabaian hak kelompok rentan di Papua. Penempatan Wakil Presiden di wilayah ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sekaligus mempercepat penyelesaian masalah-masalah tersebut secara komprehensif.(ceng)

Tinggalkan Balasan