TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Wajah-wajah penuh binar bahagia menghiasi kepulangan Tim Robotik SMP PGRI 2 Ciledug ke Kota Tangerang. Bukan tanpa alasan, para inovator muda ini baru saja menyapu bersih sejumlah penghargaan bergengsi dalam ajang Robot for Mission (R4M) Tingkat Nasional yang digelar di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, pada 26 April 2026.

​Di tengah persaingan sengit antar sekolah terbaik se-Indonesia, para pelajar asal Ciledug ini membuktikan bahwa kreativitas tanpa batas mampu melahirkan teknologi solutif yang diakui secara nasional.

Borong Juara di Berbagai Kategori

​Dominasi SMP PGRI 2 Ciledug terlihat jelas dengan raihan prestasi di beberapa kategori utama:

  • Juara 2 Robotik R4M Nasional: Diraih oleh tim yang beranggotakan Muhammad Rizki Hamizan, Christian, Affan Alfarizi, dan Abisali Farras Nizam.
  • Juara 3 & Tim Terfavorit R4M Nasional: Disabet oleh Daffa Azka Fadhillah, Dyas Putra Ramadhan, I Made Suendra Vidhyanoe, dan Revino Gerald Danadyaksa.
  • Juara 2 Robotik Greenmech Nasional: Diraih oleh Argha Radhika Athariz, Bilal Firas Setiyawan, Dimas Adrian Nugraha, dan Mirza Zain Lubis.

Robot Forklift: Solusi Cerdas untuk Pertanian & Industri

​Yang mencuri perhatian juri adalah inovasi robot yang terinspirasi dari sistem kerja forklift. Bukan sekadar mainan, robot ini dirancang khusus dengan visi membantu pekerjaan manusia di sektor pertanian dan industri ringan.

​”Kita merancang robot yang mampu memindahkan benda-benda kecil seperti hasil panen ringan. Ada juga robot versi lain yang punya tenaga lebih besar untuk mengangkat mesin atau barang berat,” jelas Dyas Putra Ramadhan, salah satu anggota tim.

​Baginya, teknologi ini adalah jawaban sederhana untuk masalah sehari-hari. Meski sempat merasa gugup menghadapi panggung nasional, Dyas menekankan bahwa dukungan tim dan sekolah adalah kunci keberhasilan mereka.

​”Robot bukan sekadar alat lomba. Kami ingin teknologi ini benar-benar meringankan pekerjaan manusia,” tambah Dyas dengan optimis.

Menuju Panggung Dunia

​Kepala SMP PGRI 2 Kota Tangerang, Marsono, mengungkapkan rasa bangganya atas determinasi para siswa. Baginya, kemenangan di Bandung hanyalah awal dari perjalanan panjang.

​”Prestasi ini adalah pengalaman mental yang luar biasa. Sekarang, fokus kami adalah menatap kompetisi tingkat internasional. Persiapan sudah dimulai, mulai dari penyempurnaan desain robot, peningkatan efisiensi alat, hingga memperkuat kekompakan tim agar mental mereka semakin tangguh di kancah global,” ujar Marsono.

​Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan berbasis teknologi dan inovasi di Kota Tangerang mampu mencetak generasi unggul yang siap bersaing di masa depan.(ceng)