Satreskrim Polresta Tangerang Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Kamis, 1 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang, Polda Banten, berhasil mengungkap praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Modus operandi dalam kasus ini melibatkan pembelian BBM dengan menggunakan kendaraan roda empat yang telah dimodifikasi.

Iptu Bima Prasetya Praelja, Kepala Unit Krimsus Satreskrim Polresta Tangerang, menyatakan bahwa informasi dari masyarakat menjadi awal pengungkapan kasus ini. Pada tanggal 18 Januari 2024, petugas melakukan observasi dan monitoring di beberapa SPBU di wilayah hukum Polresta Tangerang.

Baca Juga :  DLH Kota Tangerang Siapkan Opsi Pemberatan Sanksi Terhadap PT Danesja Utama Patria Akibat Kebocoran Gas

Petugas yang berada di tempat kejadian kemudian menemukan beberapa orang yang membeli BBM jenis pertalite menggunakan mobil yang tangkinya sudah dimodifikasi di SPBU Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. Tim operasional Krimsus melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut hingga sampai di lokasi rumah di Taman Raya Rajeg, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengecekan oleh Tim Opsnal Krimsus mengungkap bahwa tangki mobil sudah dimodifikasi dengan dipasang selang dan disambung dengan mesin pompa penyedot. Pengemudi sedang memompa BBM pertalite ke galon bekas air mineral di bagian bangku depan mobil,” papar Bima.

Baca Juga :  Laut Pesisir Tangerang Utara Sudah Kembali Tenang

Setelah dilakukan interogasi terhadap pengemudi mobil berinisial AH, ditemukan fakta bahwa ia secara rutin membeli BBM pertalite sebanyak kurang lebih 200 liter setiap hari menggunakan mobil yang telah dimodifikasi selama 6 bulan terakhir. Tujuannya adalah untuk menjual kembali BBM tersebut.

AH telah ditetapkan sebagai tersangka dan bersama dengan barang bukti berupa 4 unit mobil serta sejumlah jerigen BBM, diamankan ke Polresta Tangerang untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Tersangka AH dijerat dengan Pasal 55 UU No 22/2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun.

Baca Juga :  Narasi Institute: Vonis Doni Salmanan Ganggu Rasa Keadilan

Bima berharap bahwa kasus ini dapat memberikan efek jera dan menekan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi untuk keuntungan pribadi. Pihak kepolisian akan terus mengusut kasus ini demi menjaga keadilan dan menegakkan hukum.(wld)

Berita Terkait

Ratusan Beras SPHP di Jual Pemerintah Kota Tangerang Lebih Murah Dari Harga Pasar
Pj Bupati Tangerang Ajak SMSI Berperan Aktif, Berkesinambungan Dalam Pembangunan Daerah
Buat Laporan Polisi, Diduga Karena Uang DP Rumah Tidak di Kembalikan Oleh PT.CPP
Polisi Amankan Puluhan Pelajar SMA yang Bolos dan Nongkrong di Katro, Pondok Aren
Petugas Polsek Pondok Aren Amankan 21 Pelajar Terlibat Aksi Tawuran
Kepala Desa Malangnengah Sediakan Penghargaan dan Hadiah untuk TPS Terbaik dalam Pemilu 2024
Merasa Kebal Hukum, Diduga Galian C Ilegal di Tenjo Merusak Alam, APH Tutup Mata
Banjir Melanda Perumahan Binong Permai Menghambat Persiapan Pemilu 2024
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:20 WIB

Ratusan Beras SPHP di Jual Pemerintah Kota Tangerang Lebih Murah Dari Harga Pasar

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:59 WIB

Pj Bupati Tangerang Ajak SMSI Berperan Aktif, Berkesinambungan Dalam Pembangunan Daerah

Senin, 19 Februari 2024 - 15:58 WIB

Buat Laporan Polisi, Diduga Karena Uang DP Rumah Tidak di Kembalikan Oleh PT.CPP

Sabtu, 17 Februari 2024 - 19:20 WIB

Polisi Amankan Puluhan Pelajar SMA yang Bolos dan Nongkrong di Katro, Pondok Aren

Jumat, 16 Februari 2024 - 22:48 WIB

Petugas Polsek Pondok Aren Amankan 21 Pelajar Terlibat Aksi Tawuran

Jumat, 16 Februari 2024 - 21:52 WIB

Kepala Desa Malangnengah Sediakan Penghargaan dan Hadiah untuk TPS Terbaik dalam Pemilu 2024

Rabu, 14 Februari 2024 - 15:46 WIB

Merasa Kebal Hukum, Diduga Galian C Ilegal di Tenjo Merusak Alam, APH Tutup Mata

Rabu, 14 Februari 2024 - 13:56 WIB

Banjir Melanda Perumahan Binong Permai Menghambat Persiapan Pemilu 2024

Berita Terbaru