Lagi Tawuran Ditinggal, 2 Remaja Ditangkap Warga di Pakuhaji Tangerang

Rabu, 28 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tawuran. (Antara / Istimewa)

Ilustrasi tawuran. (Antara / Istimewa)

TANGERANG – Dua remaja pelaku tawuran ditangkap warga di Jalan Raya Pakuhaji, Desa Sukadiri, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Senin 26 Desember 2022, malam. Kedua pelaku yang berinisial JMM dan AS ini, ditinggal kelompoknya lantaran sepeda motornya mogok.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi menjelaskan, awalnya kedua remaja tersebut berangkat dari Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang bersama dua rekannya menggunakan dua sepeda motor, untuk ngopi di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang.

“Saat di Taman Kota Sepatan sekitar pukul 12.00 WIB, mereka dijemput oleh rekan lainnya sebanyak lima orang. Lalu diajak ke Desa Sarakan, Sepatan,” ungkapnya, Selasa 27 Desember 2022.

Di lokasi tersebut ternyata sudah berkumpul teman lainnya hingga total berjumlah 15 orang. Mereka sempat minum miras dan mengkonsumsi obat terlarang.

Sambil pesta miras, mereka membuka akun Instagram kelompok mereka bernama Independen 28 Sepatan. Selanjutnya janjian dengan kelompok lain, yakni akun Original Pisangan Cicere Sepatan untuk tawuran.

Baca Juga :  KPK Tahan AKBP Bambang Kayun

Sesuai kesepakatan, 15 orang remaja itu kemudian menuju Jalan Raya Pakuhaji, Desa Sukadiri, berboncengan dengan 9 sepeda motor.”Tawuran pun terjadi, di antara mereka ada yang membawa 3 senjata tajam clurit dan stik golf,” terang Zain.

Warga yang geram berusaha membubarkan aksi tawuran dan mengejar para pelaku. Bahkan dua warga yang sempat tergores senjata tajam ketika diserang pelaku.

Para remaja lari berhamburan menyelamatkan diri masing-masing. Namun, JMM dan AS tertinggal karena motor yang digunakan tidak bisa dihidupkan alias mogok.

Baca Juga :  Mulai Padat, Satu Juta Kendaraan Pemudik Melintasi Tol Tangerang-Merak

“Karena motornya mogok, dua remaja ini lari ke perkampungan warga, tepatnya di Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri dan berhasil diamankan oleh sejumlah warga,” paparnya.

Kemudian, petugas Polsek Pakuhaji dipimpin Kapolsek Kompol I Gusti Mohamad Sugiarto yang mendapatkan informasi langsung menuju TKP dan berhasil mengamankan mereka. Keduanya langsung dibawa ke Polsek Pakuhaji untuk dimintai keterangan.

“Kasus ini masih terus kita kembangkan untuk mencari pelaku lainnya yang membawa sajam, karena keduanya tidak ditemukan adanya senjata tajam,” Zain.

Berita Terkait

Ratusan Beras SPHP di Jual Pemerintah Kota Tangerang Lebih Murah Dari Harga Pasar
Pj Bupati Tangerang Ajak SMSI Berperan Aktif, Berkesinambungan Dalam Pembangunan Daerah
Buat Laporan Polisi, Diduga Karena Uang DP Rumah Tidak di Kembalikan Oleh PT.CPP
Polisi Amankan Puluhan Pelajar SMA yang Bolos dan Nongkrong di Katro, Pondok Aren
Petugas Polsek Pondok Aren Amankan 21 Pelajar Terlibat Aksi Tawuran
Kepala Desa Malangnengah Sediakan Penghargaan dan Hadiah untuk TPS Terbaik dalam Pemilu 2024
Merasa Kebal Hukum, Diduga Galian C Ilegal di Tenjo Merusak Alam, APH Tutup Mata
Banjir Melanda Perumahan Binong Permai Menghambat Persiapan Pemilu 2024
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 10:20 WIB

Ratusan Beras SPHP di Jual Pemerintah Kota Tangerang Lebih Murah Dari Harga Pasar

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:59 WIB

Pj Bupati Tangerang Ajak SMSI Berperan Aktif, Berkesinambungan Dalam Pembangunan Daerah

Senin, 19 Februari 2024 - 15:58 WIB

Buat Laporan Polisi, Diduga Karena Uang DP Rumah Tidak di Kembalikan Oleh PT.CPP

Sabtu, 17 Februari 2024 - 19:20 WIB

Polisi Amankan Puluhan Pelajar SMA yang Bolos dan Nongkrong di Katro, Pondok Aren

Jumat, 16 Februari 2024 - 22:48 WIB

Petugas Polsek Pondok Aren Amankan 21 Pelajar Terlibat Aksi Tawuran

Jumat, 16 Februari 2024 - 21:52 WIB

Kepala Desa Malangnengah Sediakan Penghargaan dan Hadiah untuk TPS Terbaik dalam Pemilu 2024

Rabu, 14 Februari 2024 - 15:46 WIB

Merasa Kebal Hukum, Diduga Galian C Ilegal di Tenjo Merusak Alam, APH Tutup Mata

Rabu, 14 Februari 2024 - 13:56 WIB

Banjir Melanda Perumahan Binong Permai Menghambat Persiapan Pemilu 2024

Berita Terbaru