TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Menanggapi rentetan tragedi memilukan yang merenggut empat nyawa sepanjang Februari 2026, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang resmi melakukan langkah darurat di Jalan Raya Pasar Kemis.

Kondisi jalan yang rusak parah—yang oleh warga sekitar kerap disebut sebagai “jalur maut”—diduga kuat menjadi pemicu utama kecelakaan fatal yang terjadi belakangan ini. Sebagai respons atas keresahan publik yang memuncak, tim teknis DBMSDA diterjunkan langsung untuk melakukan perbaikan sementara sejak Sabtu (14/2/2026).

Langkah Darurat Demi Nyawa Pengendara
Perbaikan cepat ini merupakan taktik “penyelamatan” untuk memutus rantai kecelakaan sembari menunggu proses perbaikan permanen secara menyeluruh. Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DBMSDA, Ardiansyah Putra, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam melihat nyawa melayang di aspal.

“Kami memahami betul kemarahan dan keresahan masyarakat. Tim sudah kami kerahkan ke lapangan sebagai langkah cepat (quick response) untuk menutup lubang-lubang maut tersebut. Keselamatan warga adalah harga mati dan fokus utama kami saat ini,” ujar Ardiansyah dengan tegas.

Transparansi dan Perbaikan Permanen
Tidak sekadar menambal, Ardiansyah memastikan bahwa proyek pemeliharaan permanen telah masuk dalam agenda prioritas dalam waktu dekat agar mobilitas warga Pasar Kemis kembali aman dan nyaman tanpa rasa was-was.

DBMSDA juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada “netizen” dan warga yang aktif memviralkan kondisi jalan tersebut. Laporan digital dari masyarakat diakui menjadi kunci percepatan penanganan infrastruktur di lapangan.

Himbauan Bagi Pengguna Jalan
Meski perbaikan sedang berlangsung, DBMSDA mengimbau para pengendara untuk tetap menjaga kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem.

Langkah taktis ini diharapkan tidak hanya memperbaiki aspal yang retak, tetapi juga memulihkan kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam menyediakan infrastruktur yang manusiawi.(ceng)