TANGERANGNEWS.CO.ID,  Tangerang | Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) kembali menghantui kawasan bisnis produktif di Tangerang. Kali ini, sebuah motor milik karyawan dilaporkan raib di kawasan Ruko Socio Park, Paramount Gading Serpong, pada Rabu (25/3) sore, tepat saat jam pulang kantor mendekat.

Kronologi: Hilang di Detik-Detik Terakhir Jam Kerja

Berdasarkan keterangan korban, kendaraan tersebut diparkir di depan kantor sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB. Hingga waktu istirahat siang pukul 12.00 WIB, motor masih terlihat terparkir rapi di lokasinya.

Nahas, saat korban hendak pulang kerja sekitar pukul 18.00 WIB, lokasi parkir sudah kosong melongpong. Setelah dilakukan pengecekan melalui rekaman CCTV di area ruko, terungkap bahwa pelaku beraksi dengan sangat cepat pada pukul 17.18 WIB—hanya beberapa saat sebelum aktivitas perkantoran berakhir.

Kelalaian Kecil Berujung Petaka

Rekaman CCTV menunjukkan pelaku membawa kabur motor hanya dalam hitungan menit pada pukul 17.19 WIB. Terungkap fakta bahwa saat kejadian, motor tersebut hanya dalam kondisi kunci stang tanpa adanya pengamanan tambahan.

Kondisi ini diduga dimanfaatkan oleh pelaku yang kemungkinan besar sudah memantau situasi parkir di area Ruko Socio Park yang cukup padat namun terbuka.

Alarm bagi Pengguna Kendaraan di Gading Serpong

Insiden ini menjadi pengingat pahit bagi masyarakat, khususnya pekerja di kawasan Gading Serpong, bahwa keamanan area parkir ruko tidak menjamin keselamatan kendaraan dari incaran pelaku kriminal.

“Kami mengimbau seluruh warga dan pekerja untuk tidak meremehkan keamanan. Jangan hanya mengandalkan kunci stang bawaan pabrik. Gunakan kunci ganda, gembok tambahan, atau alat pelacak (GPS) jika memungkinkan,” tulis pesan keamanan yang beredar di komunitas warga.

Tips Mencegah Curanmor di Area Ruko:

  1. Pasang Kunci Ganda: Gunakan gembok pada cakram atau rantai tambahan.
  2. Cari Posisi Terpantau: Parkirkan kendaraan tepat di bawah sorotan kamera CCTV yang berfungsi baik.
  3. Waspada Jam Rawan: Jam menjelang pulang kantor (16.00 – 18.00 WIB) seringkali menjadi waktu favorit pelaku karena mobilitas orang yang tinggi memudahkan mereka berkamuflase.

Hingga kini, laporan kejadian telah diteruskan ke pihak berwajib dengan bukti rekaman CCTV guna penyelidikan lebih lanjut.(ceng)