Dendam Kesumat Berujung Maut Akibat Gangguan Knalpot

Minggu, 30 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka diamankan pihak Kepolisian.(ist)

Tersangka diamankan pihak Kepolisian.(ist)

TANGERANGNEWS.CO.ID, Pandeglang | Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kampung Kalahang, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang, dini hari tadi, di mana seorang pemuda berinisial EF (20) menjadi korban pembunuhan oleh tetangganya sendiri, RYM (21). Motif di balik tindakan brutal ini terungkap sebagai akumulasi sakit hati yang dipicu oleh perilaku korban yang sering mengganggu ketenangan.

Menurut AKP Zhia Ul Archam, Kasat Reskrim Polres Pandeglang, insiden ini berawal dari kekesalan RYM terhadap EF yang seringkali berperilaku mengganggu. “Pelaku kesal karena korban sering menggeber knalpot motornya dan mengetuk pintu warung milik pelaku,” ungkap AKP Zhia kepada wartawan.

Baca Juga :  Polda Banten: Berhasil Bongkar Pengoplos Tabung Gas

Kejadian tragis itu terjadi tepat di depan rumah pelaku, di mana dalam sebuah konfrontasi yang memuncak, RYM menggunakan pisau untuk menusuk EF. “Pelaku menusuk dada korban sebanyak satu kali, tepat di sebelah kiri, yang mengakibatkan korban tewas di tempat,” jelas AKP Zhia.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung mengamankan pelaku dan membawa korban ke rumah sakit terdekat, namun nyawa EF tidak tertolong. RYM kini telah diamankan oleh pihak kepolisian dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, yang dapat mengakibatkan hukuman penjara hingga 15 tahun.

Baca Juga :  Dishub "Gercep" Tangani Dampak Kebakaran TPA Rawa Kucing, Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Meskipun pengakuan telah dibuat oleh pelaku, polisi masih mendalami kasus ini untuk memastikan semua aspek dan motif dibalik peristiwa tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Zhia.(red)

Berita Terkait

Diduga Maraknya Toko Obat Golongan G, Diwilayah Hukum POLRES TANGSEL
Penggagalan Peredaran 20 Kg Sabu di Tangerang, Dua Kurir Ditangkap
Ribuan Kursi Kosong dalam PPDB SMA di Banten, Ombudsman Turun Tangan
Kepala Desa Serdang Wetan, Tindak Tegas Dua Pegawai Yang Terlibat Narkoba
Temuan Penyimpangan PPDB di Banten: Mark Up Nilai dan Manipulasi KK
Gagalkan Penyelundupan Sabu, Rutan Tangerang Amankan Pemuda Pembawa Narkotika
Taufik Hidayat Ingatkan 16.786 Honorer Banten: Abaikan Janji Manis Oknum, Proses PPPK Telah Dijamin
Suami Bakar Istri di Tangerang, Detik-detik Mengerikan Terekam CCTV
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 22:59 WIB

Diduga Maraknya Toko Obat Golongan G, Diwilayah Hukum POLRES TANGSEL

Jumat, 12 Juli 2024 - 01:55 WIB

Penggagalan Peredaran 20 Kg Sabu di Tangerang, Dua Kurir Ditangkap

Rabu, 10 Juli 2024 - 20:14 WIB

Ribuan Kursi Kosong dalam PPDB SMA di Banten, Ombudsman Turun Tangan

Rabu, 10 Juli 2024 - 11:57 WIB

Kepala Desa Serdang Wetan, Tindak Tegas Dua Pegawai Yang Terlibat Narkoba

Rabu, 10 Juli 2024 - 10:33 WIB

Temuan Penyimpangan PPDB di Banten: Mark Up Nilai dan Manipulasi KK

Kamis, 4 Juli 2024 - 12:17 WIB

Gagalkan Penyelundupan Sabu, Rutan Tangerang Amankan Pemuda Pembawa Narkotika

Selasa, 2 Juli 2024 - 19:52 WIB

Taufik Hidayat Ingatkan 16.786 Honorer Banten: Abaikan Janji Manis Oknum, Proses PPPK Telah Dijamin

Selasa, 2 Juli 2024 - 18:25 WIB

Suami Bakar Istri di Tangerang, Detik-detik Mengerikan Terekam CCTV

Berita Terbaru

Foto hasil tangkapan kamera handphone hasil editing tiga tempat toko obat di wilayah hukum Tangerang Selatan.

Hukum & Kriminal

Diduga Maraknya Toko Obat Golongan G, Diwilayah Hukum POLRES TANGSEL

Jumat, 12 Jul 2024 - 22:59 WIB

Polda Metro gagalkan peredaran sabu 20kg.(ist)

Hukum & Kriminal

Penggagalan Peredaran 20 Kg Sabu di Tangerang, Dua Kurir Ditangkap

Jumat, 12 Jul 2024 - 01:55 WIB