TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Kondisi infrastruktur jalan yang buruk kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit motor Yamaha Vega dan sebuah mobil terjadi di Jalan Daan Mogot Km 22, tepat di depan Astrido Toyota, Kelurahan Tanah Tinggi, Senin (27/4) sore sekitar pukul 16.45 WIB.

Insiden ini memicu kemacetan panjang di jalur utama yang menghubungkan Tangerang dan Jakarta tersebut, sekaligus menyulut kegeraman warga atas pembiaran jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.

Kronologi: Menghindari Lubang Berujung Petaka

Kecelakaan bermula saat pengendara motor Vega melaju di tengah arus lalu lintas sore yang padat. Secara tiba-tiba, korban melakukan pengereman mendadak demi menghindari lubang dan kerusakan jalan di depannya. Nahas, sebuah mobil di belakangnya tidak sempat mengantisipasi manuver tersebut hingga benturan keras tak terelakkan.

“Gara-gara ada jalan rusak, si pemotor ngerem mendadak dan ditabrak mobil dari belakang,” ungkap saksi mata di lokasi, @tifans.aurelli, melalui laporan media sosialnya.

Kondisi Korban Kritis

Pasca-tabrakan, korban ditemukan dalam posisi tengkurap di aspal dan tidak menunjukkan banyak pergerakan. Warga yang berkerumun segera memeriksa kondisi korban untuk memberikan pertolongan pertama.

  • Status Korban: Masih bernapas dan denyut nadi terdeteksi, namun dalam kondisi tidak sadarkan diri.
  • Evakuasi: Warga sigap menghubungi layanan darurat Hotline 110. Tak lama berselang, unit ambulans tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Lokasi Langganan Kecelakaan

Warga sekitar mengungkapkan bahwa kecelakaan di titik Daan Mogot Km 22 ini bukanlah yang pertama kali. Kondisi aspal yang berlubang dan bergelombang memaksa pengendara untuk sering melakukan pengereman mendadak secara berulang, yang menjadi bom waktu bagi terjadinya tabrakan beruntun.

Desak Perbaikan Segera

Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi pihak berwenang terkait perawatan jalan nasional. Masyarakat mendesak agar pemerintah tidak hanya menunggu jatuh korban jiwa lebih banyak lagi sebelum melakukan perbaikan permanen di kawasan tersebut.

“Kami minta perhatiannya, tolong segera diperbaiki. Jangan sampai nyawa orang melayang percuma hanya karena lubang di jalan raya yang dibiarkan berbulan-bulan,” tegas salah satu warga di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan mengamankan kendaraan yang terlibat guna penyelidikan lebih lanjut.(ceng)