Parah !! Dugaan Proyek Siluman di Sejumlah Titik Kecamatan Kelapa Dua Jadi Ajang KKN

Senin, 25 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Contoh proyek Kecamatan Kelapa Dua yang diduga menjadi ajang KKN

Foto: Contoh proyek Kecamatan Kelapa Dua yang diduga menjadi ajang KKN

TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Pembangunan hotmix di suatu desa memberikan peranan yang sangat penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah, serta mengurangi pengangguran, mengentaskan kemiskinan dan tentunya meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Akan tetapi, sangat di sayangkan Proyek hotmix dibeberapa titik lokasi yang tersebar di Wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang terindikasi jadi ajang Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) Minggu, 24/03/2024.

Dari hasil pengamatan Awak Media bahwa proyek hotmix yang tersebar dibeberapa titik lokasi Wilayah Kelapa Dua ini diduga rata-rata diameter ketebalannya kurang dari 4 CM, selain itu tidak adanya papan proyek merupakan suatu penyesatan informasi publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, bahan material yang digunakan banyak yang terindikasi tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kemungkinan besar jenis aspal yang digunakan mutu kualitasnya pun jauh dibawah standar.

Baca Juga :  Sekda Kabupaten Tangerang Salurkan Santunan di Isra Mi'raj Yatim Medang

Miris, meski usianya belum mencapai satu pekan setelah pelaksanaanya, namun kondisinya sudah memprihatinkan, karena terlihat banyak yang retak dan terkelupas.

Oleh sebab itu, program percepatan pembangunan daerah tertinggal sepertinya hanya menjadi buaian kata-kata, karena proyek seperti di perkotaan saja tak luput dari indikasi korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Hal itu kerap terjadi karena ulah segelintir oknum, baik itu dari aparatur pemerintahan maupun kontraktor, salah satunya yaitu di Kecamatan Kelapa Dua.

Karena apabila material yang digunakan itu berkualitas rendah, maka pastinya hasil pekerjaan tidak akan efisien dan maksimal serta tidak akan memberi manfaat jangka panjang untuk masyarakat, bahkan kesannya hanya sebatas buang-buang anggaran saja.

Baca Juga :  Lembaga GNPK Akan Bersurat ke DBMSDA, Diduga Offside CV Reva Gunakan Anggaran 2023 di Tahun 2024

Kapoor, Pengawas Kecamatan Kelapa Dua saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, ia menyampaikan bahwa sangat berterima kasih kepada rekan-rekan Wartawan yang ikut serta membantunya melakukan pengawasan.

Kapoor juga menegaskan, bahwasanya apabila ada kekurangan dalam pelaksanaan proyek di wilayahnya, itu nanti kewenangan dari Inspektorat yang berhak melakukan pemeriksaan.

“Terima kasih sudah dibantu ngawasin, kalaupun ada kekurangan, nanti urusannya dengan pihak ke Tiga, yaitu inspektorat, seperti tahun lalu,” ungkap Kapoor, Pengawas Kecamatan Kelapa Dua kepada Wartawan melalui pesan Whatsapp.

Sementara, salah seorang Warga di RT 02 RW 02 Curug Sangereng membeberkan bahwa proyek hotmix yang berada diwilayahnya itu dikerjakan pada hari Jum’at, 22 Maret 2024 waktu lalu.

“Hari Jum’at kemarin ngerjainnya, enggak tahu punya siapa,” singkat Warga yang enggan menyebutkan namanya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 Tahun 2012.

Baca Juga :  Warga Binaan Melakukan Perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik di LAPAS Kelas 1 Tangerang

Dan tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang / jasa Pemerintah.

Dijelaskan didalamnya mengatur setiap pengadaan barang atau jasa pemerintah, pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh Negara, wajib memberikan informasi dan transparansi kepada publik.

Meski proyek hotmix tersebut sudah dilakukan Final Hand Over (FHO) atau serah terima akhir penyelesaian pekerjaan, penyedia jasa harus memenuhi kewajibannya selama masa pemeliharaan.

Jika memang hasilnya terbukti tidak sesuai dengan petunjuk teknis atau RAB yang sudah ditentukan, maka harusnya ada pengembalian anggaran atau proyek itu dilaksanakan kembali sesuai sebagaimana mestinya.

Saat berita ini diterbitkan, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Camat Kelapa Dua belum dikonfirmasi.

Penulis : Redaksi

Editor : Saepudin

Berita Terkait

Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tangerang Capai 40% dari Target Tahunan
Bagi-Bagi Beras Bulog di Kantor Kelurahan Karawaci Baru
Era Baru Internet di Indonesia: Starlink Milik Elon Musk Mulai Beroperasi, Warga Antusias Menjajal
Camat Karawaci Sangat Senang, Usaha Dan Pariwisata Berkembang Pesat Diwilayahnya
Silaturahmi Dan Halalbihalal Akbar Honorer Non ASN, K2, Non K2 Serta PPPK Se-Kabupaten Tangerang
Papan Proyek di Copot, Diduga Pengawas Dan Pemborong Sudah Kongkalikong
Warga Binong Akan Gelar Aksi di Kantor Bupati Terkait Banjir
Kuasa Hukum MITRO HASAN Minta PJ.Bupati Memberhentikan Kepala Desa Kane Mande
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Juni 2024 - 10:33 WIB

Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tangerang Capai 40% dari Target Tahunan

Senin, 20 Mei 2024 - 11:18 WIB

Bagi-Bagi Beras Bulog di Kantor Kelurahan Karawaci Baru

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:54 WIB

Era Baru Internet di Indonesia: Starlink Milik Elon Musk Mulai Beroperasi, Warga Antusias Menjajal

Selasa, 7 Mei 2024 - 12:00 WIB

Camat Karawaci Sangat Senang, Usaha Dan Pariwisata Berkembang Pesat Diwilayahnya

Sabtu, 4 Mei 2024 - 23:31 WIB

Silaturahmi Dan Halalbihalal Akbar Honorer Non ASN, K2, Non K2 Serta PPPK Se-Kabupaten Tangerang

Minggu, 28 April 2024 - 00:27 WIB

Papan Proyek di Copot, Diduga Pengawas Dan Pemborong Sudah Kongkalikong

Jumat, 26 April 2024 - 23:00 WIB

Warga Binong Akan Gelar Aksi di Kantor Bupati Terkait Banjir

Jumat, 26 April 2024 - 15:48 WIB

Kuasa Hukum MITRO HASAN Minta PJ.Bupati Memberhentikan Kepala Desa Kane Mande

Berita Terbaru