Penderitaan Seorang Bocah 4 Tahun di Tangerang: Sering Dianiaya hingga Dikurung Tanpa Diberi Makan oleh Ibu Tiri

Selasa, 21 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi

Illustrasi

TANGERANGNEWS.CO.ID | Penderitaan sangat berat menimpa seorang bocah perempuan berusia empat tahun dengan inisial NT.

Bocah tersebut menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh ibu tirinya, RY (38), di rumah kontrakan mereka, Kompleks Lapas Kelas 1 Tangerang, RT 005 RW 04, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh ibu tirinya membuat NT mengalami sejumlah luka di seluruh tubuhnya. Menurut ketua RT setempat, Bowo, korban mengaku bahwa ia dipukul dengan menggunakan kayu oleh RY. Bowo menjelaskan bahwa luka lebam akibat pukulan tersebut terdapat di berbagai bagian tubuh NT, termasuk di kakinya.

Lebih lanjut, Bowo menyampaikan bahwa terdapat bekas luka di tubuh NT yang diduga akibat cakaran dan cubitan yang dilakukan oleh RY. Selain itu, RY juga disebut membenturkan kepala anak tirinya ke lantai. Terdapat tiga luka di kepala NT akibat tindakan tersebut.

Baca Juga :  Polisi Dalami Viral Aksi Begal Modus Leasing di BSD Tangerang

Kasus dugaan penganiayaan ini terungkap setelah tetangga RY sering mendengar jeritan korban. Warga melapor ke pengurus lingkungan, dan pengurus RT melakukan interogasi terhadap RY. Pelaku mengaku melakukan kekerasan agar anaknya tidak bermain di luar rumah, meskipun NT sebenarnya tidak melawan.

Baca Juga :  Pengangguran di Kabupaten Tangerang Menurun 155.000 Jiwa

Tetangga RY dengan inisial A (35) mengungkap bahwa RY sering menganiaya NT di depan bocah-bocah lain dan tetangga. Hal ini menimbulkan kekhawatiran pada A, karena anaknya yang sebaya dengan NT sering menyaksikan kekerasan tersebut. A merasa tidak suka dengan tindakan tersebut dan bertanya mengapa hal tersebut terjadi di hadapan dirinya dan anaknya.

Berita Terkait

Protes Pengacara Feri Simanullang di PN Tangerang Ungkap Dugaan Kelalaian Administratif dalam Kasus PK
Ketidakharmonisan Kesbangpol Kota Tangerang dan PWI Mencuat dalam Sosialisasi Perda P4GN
Bangunan Berizin Praktek Dokter Gigi, Diduga di Tangerang Disulap Jadi Kos-Kosan Terselubung
Diduga Maraknya Toko Obat Golongan G, Diwilayah Hukum POLRES TANGSEL
Masjid Baiturrahim Gelar Acara Semarak Pawai Obor Dan Santunan Anak Yatim, Menyambut Tahun Baru Islam
Penggagalan Peredaran 20 Kg Sabu di Tangerang, Dua Kurir Ditangkap
Seminar Pendidikan di Tangerang Terselubung Kampanye Politik?
Kepala Desa Serdang Wetan, Tindak Tegas Dua Pegawai Yang Terlibat Narkoba
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 21:00 WIB

Protes Pengacara Feri Simanullang di PN Tangerang Ungkap Dugaan Kelalaian Administratif dalam Kasus PK

Selasa, 16 Juli 2024 - 21:51 WIB

Ketidakharmonisan Kesbangpol Kota Tangerang dan PWI Mencuat dalam Sosialisasi Perda P4GN

Minggu, 14 Juli 2024 - 21:35 WIB

Bangunan Berizin Praktek Dokter Gigi, Diduga di Tangerang Disulap Jadi Kos-Kosan Terselubung

Jumat, 12 Juli 2024 - 22:59 WIB

Diduga Maraknya Toko Obat Golongan G, Diwilayah Hukum POLRES TANGSEL

Jumat, 12 Juli 2024 - 11:08 WIB

Masjid Baiturrahim Gelar Acara Semarak Pawai Obor Dan Santunan Anak Yatim, Menyambut Tahun Baru Islam

Rabu, 10 Juli 2024 - 12:27 WIB

Seminar Pendidikan di Tangerang Terselubung Kampanye Politik?

Rabu, 10 Juli 2024 - 11:57 WIB

Kepala Desa Serdang Wetan, Tindak Tegas Dua Pegawai Yang Terlibat Narkoba

Selasa, 9 Juli 2024 - 20:23 WIB

KPU Kota Tangerang Gelar Bimtek Penyusunan Laporan Keuangan tingkat PPK

Berita Terbaru

Foto hasil tangkapan kamera handphone hasil editing tiga tempat toko obat di wilayah hukum Tangerang Selatan.

Hukum & Kriminal

Diduga Maraknya Toko Obat Golongan G, Diwilayah Hukum POLRES TANGSEL

Jumat, 12 Jul 2024 - 22:59 WIB