TANGERANGNEWS.CO.ID, Jakarta | Kabar gembira akhirnya datang untuk masyarakat Indonesia! Setelah hampir dua pekan terakhir diwarnai antrean panjang dan keluhan akibat kelangkaan BBM di SPBU swasta, kini solusi nyata telah hadir. Kuota tambahan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam bentuk base fuel atau BBM murni secara resmi telah tiba di Tanah Air pada 24 September 2025.

Impor BBM murni ini merupakan hasil pengadaan PT Pertamina (Persero) yang dilakukan secara terbuka, dengan harga yang transparan, dan spesifikasi yang sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing badan usaha swasta. “Kuota impor tambahan untuk SPBU Swasta itu sudah tiba di Tanah Air, tepatnya pada 24 September kemarin. Sesuai dengan spesifikasi yang mereka butuhkan, dengan base fuel, kemudian speknya, kualitasnya, minta sesuai yang mereka lakukan selama ini di atas Lemigas, bahkan dengan standar internasional,” ungkap juru bicara Kementerian ESDM, Sabtu (27/9/2025).

Langkah ini menjawab keresahan masyarakat yang selama hampir dua minggu kesulitan mendapat BBM di jaringan SPBU swasta seperti Shell, BP, Vivo, AKR, dan Exxon. Kini, masyarakat bisa kembali mengisi BBM tanpa rasa khawatir akan kehabisan stok.

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga telah menggelar pertemuan intensif dengan perusahaan-perusahaan SPBU swasta untuk memastikan kebutuhan distribusi BBM terpenuhi secara merata. Di bawah arahan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, para pemain utama SPBU swasta sepakat membeli kuota impor tambahan lewat Pertamina.

“Ini adalah bentuk sinergi nyata antar lembaga dan perusahaan demi menjaga ketahanan energi nasional serta melindungi kepentingan masyarakat,” tambah juru bicara Kementerian ESDM.(ceng)