TANGERANGNEWS.CO.ID, Jakarta | Polisi mengungkap fakta mengejutkan terkait bentrokan lahan di Kemang, Jakarta Selatan. Para tersangka ternyata sudah menyiapkan senapan angin dan senjata tajam untuk menyerang. Bahkan, senapan angin itu dibawa dalam mobil saat kejadian.

“Kita lihat dari persiapan mereka, ini sudah direncanakan matang. Barang sudah dibeli, teman-teman sudah dikumpulkan, jelas ini rencana penyerangan,” ujar Kompol Murodih, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, dalam konferensi pers di Mapolres Jaksel, Jumat (2/5).

Polisi mengamankan empat senapan angin jenis PVC, tiga parang, sebuah mobil Agya warna kuning bernopol B-2880-SYU, delapan unit handphone, dan enam pakaian yang dikenakan pelaku saat bentrokan.

Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Selatan AKP Igo Fazar Akbar menambahkan, senapan angin dan senjata tajam itu baru dibeli para tersangka, terbukti dari stiker yang masih menempel. Polisi kini mengembangkan kasus dengan mencari asal-usul senjata tersebut.

“Senapan angin ini dibeli di Jakarta. Kami masih telusuri siapa penjualnya,” kata Igo.

Igo juga mengimbau masyarakat dan jasa pengamanan untuk menghindari penyelesaian masalah dengan kekerasan atau premanisme. “Kami akan tindak tegas semua bentuk premanisme. Jika ada masalah, selesaikan secara kekeluargaan dan dengan jalur yang benar,” tegasnya.

Bentrokan antarkelompok di Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan terjadi pada Rabu (30/4) pukul 09.00. Polisi telah mengamankan 27 orang dan menetapkan 10 tersangka.(PW)