Temuan Penyimpangan PPDB di Banten: Mark Up Nilai dan Manipulasi KK

Rabu, 10 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi PPDB.(ist)

Illustrasi PPDB.(ist)

TANGERANGNEWS.CO.ID, Serang | Kantor Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten telah menemukan berbagai penyimpangan dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan di wilayah Banten. Penemuan ini mencakup manipulasi nilai rapor dan penggunaan Kartu Keluarga (KK) yang tidak sesuai aturan.

Dilansir dari detiknews, Kepala Perwakilan Ombudsman Banten, Fadli Afriadi, mengungkapkan berbagai laporan dari masyarakat serta hasil pengamatan langsung di lapangan yang menyoroti beberapa masalah kritis. “Kami mendapati kendala teknis selama PPDB dan absennya kanal pengaduan yang memadai untuk masyarakat,” ujar Fadli.

Baca Juga :  Berulah lagi! Oknum Pungli di Pantai Kondominium Carita Banten

Di tingkat Sekolah Menengah Pertama, terungkap adanya praktik mark up nilai rapor di sebuah sekolah di Kabupaten Tangerang. “Ini merupakan pelanggaran serius karena menyangkut jalur prestasi yang harusnya murni berdasarkan merit,” kata Fadli.

Lebih lanjut, Ombudsman menyoroti manipulasi KK, khususnya pada jalur zonasi di beberapa SMA di Kota Serang dan Tangerang Selatan. “Terdapat KK yang diterbitkan kurang dari satu tahun dan siswa yang tercatat sebagai ‘famili lain’, yang kedua-duanya bertentangan dengan Permendikbud 1/2021 dan Keputusan Sekjen Kemendikbud Nomor 47/M.2023,” jelas Fadli.

Selain itu, dalam jalur prestasi, ditemukan siswa yang tidak mampu membuktikan kemampuan sesuai dengan sertifikat yang dimilikinya, termasuk dalam tes keterampilan menghafal Al-Qur’an. “Ini menunjukkan adanya kelemahan dalam verifikasi kemampuan yang seharusnya menjadi kunci dalam seleksi jalur prestasi,” tambahnya.

Baca Juga :  Pencuri Motor di Tangerang Selatan Kembalikan Barang Curian Lewat Go Box

Ombudsman Banten menegaskan akan terus memantau dan mengadvokasi agar PPDB dijalankan dengan transparan dan adil. Masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan jika menemukan adanya kejanggalan dalam proses PPDB agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.(wld)

Berita Terkait

Ribuan Kursi Kosong dalam PPDB SMA di Banten, Ombudsman Turun Tangan
Taufik Hidayat Ingatkan 16.786 Honorer Banten: Abaikan Janji Manis Oknum, Proses PPPK Telah Dijamin
Dendam Kesumat Berujung Maut Akibat Gangguan Knalpot
Polda Banten Rayakan HUT Bhayangkara Ke-78 dengan Bakti Kesehatan untuk 500 Pasien
Tragedi di Lampung Utara: Konflik Tetangga Berakhir dengan Pembunuhan
Ombudsman Banten Soroti Kecurangan di Jalur Non Zonasi PPDB
Shalat Idul Adha 1445 H di Rutan Kelas IIB Serang Berlangsung Khidmat
Sosialisasi Pencegahan Korupsi PPDB 2024 oleh Sekretaris Inspektorat Provinsi Banten, Tingkatkan Transparansi di Sektor Pendidikan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juli 2024 - 20:14 WIB

Ribuan Kursi Kosong dalam PPDB SMA di Banten, Ombudsman Turun Tangan

Rabu, 10 Juli 2024 - 10:33 WIB

Temuan Penyimpangan PPDB di Banten: Mark Up Nilai dan Manipulasi KK

Selasa, 2 Juli 2024 - 19:52 WIB

Taufik Hidayat Ingatkan 16.786 Honorer Banten: Abaikan Janji Manis Oknum, Proses PPPK Telah Dijamin

Minggu, 30 Juni 2024 - 11:33 WIB

Dendam Kesumat Berujung Maut Akibat Gangguan Knalpot

Rabu, 26 Juni 2024 - 18:28 WIB

Polda Banten Rayakan HUT Bhayangkara Ke-78 dengan Bakti Kesehatan untuk 500 Pasien

Rabu, 26 Juni 2024 - 07:58 WIB

Tragedi di Lampung Utara: Konflik Tetangga Berakhir dengan Pembunuhan

Senin, 24 Juni 2024 - 11:47 WIB

Ombudsman Banten Soroti Kecurangan di Jalur Non Zonasi PPDB

Senin, 17 Juni 2024 - 23:05 WIB

Shalat Idul Adha 1445 H di Rutan Kelas IIB Serang Berlangsung Khidmat

Berita Terbaru

Foto hasil tangkapan kamera handphone hasil editing tiga tempat toko obat di wilayah hukum Tangerang Selatan.

Hukum & Kriminal

Diduga Maraknya Toko Obat Golongan G, Diwilayah Hukum POLRES TANGSEL

Jumat, 12 Jul 2024 - 22:59 WIB

Polda Metro gagalkan peredaran sabu 20kg.(ist)

Hukum & Kriminal

Penggagalan Peredaran 20 Kg Sabu di Tangerang, Dua Kurir Ditangkap

Jumat, 12 Jul 2024 - 01:55 WIB