BPK Lakukan Pemeriksaan Keuangan di SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang Terkait Dana BOS

Kamis, 25 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung SMAN 3 Kabupaten Tangerang.(ist)

Gedung SMAN 3 Kabupaten Tangerang.(ist)

TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) baru-baru ini melakukan pemeriksaan kepada berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Tangerang dalam rangka evaluasi pengelolaan keuangan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima. Salah satu SMA yang menjadi sorotan dalam pemeriksaan tersebut adalah SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang. Kamis, 25/04/2024.

SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang diketahui mendapat giliran untuk pemeriksaan keuangan terkait dengan pengelolaan dana BOS. Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK, disinyalir bahwa sekolah tersebut diduga harus mengembalikan dana negara sebesar 700 juta rupiah dalam kurun waktu 100 hari.

Baca Juga :  OPD Kabupaten Tangerang Diminta Tanggapi Aduan Masyarakat Tidak Lewat dari 48 Jam

Pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK terhadap pengelolaan dana BOS di SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang menjadi sorotan penting untuk dipantau oleh masyarakat, terutama para orang tua siswa dan wali murid yang menaruh kepercayaan terhadap pengelolaan dana tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut narasumber yang enggan disebut namanya ia memberitahukan bahwa SMA Negeri 3 Kabupaten yang di Jalan Raya Curug No.KM. 2, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, diduga akan diperiksa oleh BPK.

Baca Juga :  Polisi di Tangerang Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Anak di Bawah Umur

“SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang kan lagi diperiksa oleh BPK, harus mengembalikan uang 700 Juta rupiah, dikasih waktu 100 hari,” ungkapnya. Selasa, 23/04.

Saat Awak Media Tangerangnews.co.id mengkonfirmasi melalui telepon kepada Nurkomar, Humas SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang, ia menjelaskan bahwa terkait rilisan tidak usah dinaikkan karena sudah ditanggapi.

Baca Juga :  Diduga Kurangi Volume CV. Alda Kontraktor Mark-Up Anggaran

“Enggak usah dinaikin rillis lah kalau sudah ada tanggapan mah, terkait BPK pasti ada giliran, saya kaget ko bisa ada angka dengan nominal seperti itu, Abang dapat narasumbernya dari siapa,” jelasnya. Selasa, 23/04.

Sesuai janji PJ Gubernur apabila ada Kepala Sekolah yang berurusan dengan keuangan akan diberikan sanksi dimutasi atau diberhentikan.

Saat berita ini diterbitkan pihak terkait belum dikonfirmasi.(wld)

Berita Terkait

Gubernur Banten Al Muktabar Luncurkan PPDB 2024, Janji Pendidikan Berkualitas untuk Semua!
Diduga Bangunan Tanpa PBG Marak di Kota Tangerang, Satpol PP Diminta Tindak Tegas
Tabrakan Beruntun di Ruas Tol Jalan Ir Sedyatmo, Tidak Ada Korban Jiwa
Pencegahan Stunting, Ketua Kader PKK Desa Kohod Himbau Warga Datang ke Posyandu Besok Hari
Di duga Belum lengkapi perizinan Bangunan Indomaret Jalan terus
Karya Latih Wartawan PWI Kota Tangerang Sukses Tingkatkan Kompetensi Anggota
Penjabat Gubernur Banten Resmikan Pembukaan POPDA ke-XI
Tragedi di TangCity Mall: Lansia Meninggal Diduga Akibat Jatuh Dari Lantai GF
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:12 WIB

Gubernur Banten Al Muktabar Luncurkan PPDB 2024, Janji Pendidikan Berkualitas untuk Semua!

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:56 WIB

Diduga Bangunan Tanpa PBG Marak di Kota Tangerang, Satpol PP Diminta Tindak Tegas

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:48 WIB

Tabrakan Beruntun di Ruas Tol Jalan Ir Sedyatmo, Tidak Ada Korban Jiwa

Senin, 10 Juni 2024 - 17:27 WIB

Pencegahan Stunting, Ketua Kader PKK Desa Kohod Himbau Warga Datang ke Posyandu Besok Hari

Minggu, 9 Juni 2024 - 13:42 WIB

Karya Latih Wartawan PWI Kota Tangerang Sukses Tingkatkan Kompetensi Anggota

Minggu, 9 Juni 2024 - 09:49 WIB

Penjabat Gubernur Banten Resmikan Pembukaan POPDA ke-XI

Jumat, 7 Juni 2024 - 23:06 WIB

Tragedi di TangCity Mall: Lansia Meninggal Diduga Akibat Jatuh Dari Lantai GF

Jumat, 7 Juni 2024 - 10:33 WIB

Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tangerang Capai 40% dari Target Tahunan

Berita Terbaru