TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Para pengguna jalan di wilayah BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang kini dihantui modus kejahatan baru yang meresahkan. Aksi teror ranjau paku kembali marak, namun kali ini dengan taktik yang lebih cerdik dan mematikan: paku sengaja ditempelkan pada tutup botol plastik agar selalu menghadap ke atas.

Modus “Tutup Botol” ini dirancang sedemikian rupa agar paku tetap berdiri tegak saat terlindas, sehingga dipastikan akan langsung menusuk ban kendaraan yang melintas.

Kesaksian Korban: “Bukan Paku Biasa”
Nabila, salah satu korban yang mengalami langsung kejadian tersebut pada Selasa (5/5/2026), menceritakan kengerian saat melintasi kawasan BSD.

“Awalnya saya kira kena batu biasa, tapi setelah dicek ternyata ada paku yang ditempel di tutup botol. Posisi pakunya memang menghadap ke atas, jadi langsung menusuk ban. Saya lihat ada beberapa motor lain di sekitar situ yang juga berhenti karena bannya bocor. Sepertinya memang sengaja ditebar dalam jumlah banyak,” ujar Nabila dengan nada kesal.

Belasan Kendaraan Lumpuh dalam Sehari
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan warga di media sosial, dalam satu hari saja tercatat belasan kendaraan menjadi korban keganasan ranjau paku ini. Modus ini dinilai sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa, terutama bagi pengendara motor yang melaju dengan kecepatan normal, karena dapat menyebabkan hilangnya kendali secara tiba-tiba.

Warga melaporkan bahwa titik-titik ranjau paku ini tersebar di beberapa ruas jalan utama BSD, terutama saat kondisi jalan mulai gelap pada sore hingga malam hari.

Imbauan bagi Pengendara
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait pengejaran pelaku maupun tindakan pembersihan di lokasi. Mengingat ancaman yang semakin nyata, publik diimbau untuk:

  1. Ekstra Waspada: Perhatikan objek kecil seperti tutup botol di aspal.
  2. Gunakan Ban Tubeless: Sebagai proteksi tambahan untuk meminimalisir risiko ban langsung kempes total.
  3. Lapor Segera: Jika melihat aktivitas mencurigakan di bahu jalan, segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat.

Masyarakat berharap aparat kepolisian segera turun tangan melakukan patroli dan meringkus oknum di balik aksi sabotase jalanan ini sebelum jatuh korban jiwa.(ceng)