Program Kampung Tematik Briliant Dinas PERKIM Senilai Ratusan Juta Diduga Fiktif

Rabu, 1 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan material batu di pinggir kali

Tumpukan material batu di pinggir kali

Tangerang – Peningkatan pembangunan di dinas(PERKIM) Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang untuk kesenjangan hidup masyarakat guna merasakan dampak fasilitas yang di bangun oleh pemerintah terus digencarkan.

Melalui program kampung tematik Briliant, dinas PERKIM membangun beberapa titik di kampung tersebut di seluruh wilayah di kabupaten Tangerang.

Namun dari hasil penelusuran awak media dilapangan dari beberapa lokasi titik di wilayah Desa Bojong Renget, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Ada dua titik dikampung tersebut, hingga saat ini terbengkalai tidak ada kegiatan, kuat dugaan anggaran senilai ratusan juta tersebut digelapkan, dimana fakta di lapangan hanya tumpukan batu pondasi saja.

Salah satu wilayah antara lain RT.011/005 Desa Bojong Renget yakni pembangunan turap anggaran dari APBD tahun 2022 dengan pagu Rp.100.000.000; pengadaan langsung dan pembangunan Pembuangan air limbah (SPAL) anggaran senilai Rp.150.000.000;

Menurut keterangan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, memang ada papan informasi terpasang di lokasi, diduga ada kejanggalan yang tidak sesuai dengan pagu anggaran.

“Saya juga bingung, ada papan informasi tapi tidak ada kegiatan, yang ngerjainnya siapa ya,”ungkapnya.

Tambahnya, kegiatan turap hanya dibangun asal saja, pekerjaannya baru bekisaran belasan meter dengan tinggi satu meter dan tidak dilanjutkan lagi sedangkan SPAL tidak ada kegiatan sama sekali.

Baca Juga :  Berulah lagi! Oknum Pungli di Pantai Kondominium Carita Banten

“Tau tuh turap dikerjakan cuma begitu doang, kira – kira hanya belasan meter panjangnya dan tinggi kurang lebih satu meter, apalagi itu SPAL tidak dikerjakan sama sekali,”tambahnya.

Dan menurut informasi pada 01 Desember 2022 warga melaporkan ke kepala desa melalui surat resmi ditandatangani RT/RW, nah sejak itu baru turun matrial batu, akan tetapi masih hingga saat ini tidak ada kegiatan, padahal saya baca dari papan informasi kegiatan itu semestinya harus terealisasi karena kegiatan itu tahun 2022, ungkapnya pada Rabu (1/11/2023).

Sementara Agus selaku ketua LSM Gerakan Perjuangan Rakyat (GAPURA) angkat bicara terkait kegiatan tersebut dari hasil penelusuran dilokasi.

Baca Juga :  Diduga Berikan Gratifikasi, LPI Desak Kejari Lebak untuk Periksa PT RGS

“Saya menduga kegiatan tersebut akan di gelapkan atau bisa disebut fiktif, ini jelas tidak dibenarkan tindakan tersebut, dimana sudah semestinya kegiatan itu terealisasi dengan baik, namun anggaran ratusan juta untuk kegiatan tersebut menurut dugaan akan digelapkan,”tuturnya.

Lanjutnya, oleh karena itu data tersebut akan diserahkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) atas dugaan penyelewengan anggaran.

“Saya akan layangkan surat dan data tersebut kepada pihak APH agar cepat di proses,”tutupnya.

Sampai berita ini diterbitkan, dinas PERKIM Bambang Sapto dan Kabid Usup saat dikonfirmasi melalui WhatsApp tidak ada tanggapan.

Penulis : Red

Editor : Saepudin

Berita Terkait

Tragis! Kecelakaan Bus Pelajar SMK Lingga Kencana Ungkap Praktik Kotor Study Tour
Pengurus Baru PWI Banten 2024-2029 Resmi Dilantik: Komitmen Untuk Meningkatkan Standar Jurnalisme dan Mendukung Demokrasi
Kecelakaan Fatal Bus Pariwisata di Ciater Menyebabkan Korban Jiwa
Alarm Merah! Banten Catat Rekor Pengangguran Tertinggi, Aksi Nyata Pemerintah dan Industri Diperlukan
Masyarakat Harus Perhatikan Peraturan Pembatasan Barang Bawaan dari Luar Negeri Agar Tidak salah paham
Kebakaran Hebat Hantam Gudang Amunisi Yon Armed 7/105 GS di Bantar Gebang
Rian Nopandra Kembali Diamanatkan Pimpin PWI di Tanah Jawara
Tim Kejaksaan Agung dan Kejati Banten Berhasil Tangkap Terpidana Korupsi Proyek Jalan Cilegon
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:00 WIB

Tragis! Kecelakaan Bus Pelajar SMK Lingga Kencana Ungkap Praktik Kotor Study Tour

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:54 WIB

Pengurus Baru PWI Banten 2024-2029 Resmi Dilantik: Komitmen Untuk Meningkatkan Standar Jurnalisme dan Mendukung Demokrasi

Sabtu, 11 Mei 2024 - 21:19 WIB

Kecelakaan Fatal Bus Pariwisata di Ciater Menyebabkan Korban Jiwa

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:07 WIB

Alarm Merah! Banten Catat Rekor Pengangguran Tertinggi, Aksi Nyata Pemerintah dan Industri Diperlukan

Rabu, 8 Mei 2024 - 09:33 WIB

Masyarakat Harus Perhatikan Peraturan Pembatasan Barang Bawaan dari Luar Negeri Agar Tidak salah paham

Sabtu, 30 Maret 2024 - 21:07 WIB

Kebakaran Hebat Hantam Gudang Amunisi Yon Armed 7/105 GS di Bantar Gebang

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:49 WIB

Rian Nopandra Kembali Diamanatkan Pimpin PWI di Tanah Jawara

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:24 WIB

Tim Kejaksaan Agung dan Kejati Banten Berhasil Tangkap Terpidana Korupsi Proyek Jalan Cilegon

Berita Terbaru

Sejumlah warga berkumpul dilokasi penemuan mayat.(ist)

Hukum & Kriminal

Penemuan Mayat di Perumahan Saribumi Indah Gegerkan Warga

Rabu, 22 Mei 2024 - 14:57 WIB