Kabar Terkini Ibu Eny Viral Hidup di Rumah Mewah Terbengkalai

Kamis, 5 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Damkar DKI. Foto: Dok. Damkar DKI.

Dok. Damkar DKI. Foto: Dok. Damkar DKI.

JAKARTA – Viral kisah Ibu Eny dan putranya bernama Tiko tinggal di rumah mewah milik pribadi yang sudah terbengkalai. Dinarasikan rumah Ibu Eny tak terawat selama puluhan tahun dan tanpa listrik serta air.
Seperti dikutip dari Antara, Rabu (4/1/2023), Ibu Eny dan Tiko tinggal di rumah mewah di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Disebutkan Ibu Eny diduga mengalami depresi sejak ditinggal suami tahun 2010.

Hal itu yang menyebabkan kondisi rumahnya terbengkalai. Bahkan disebutkan juga, Ibu Eny dan Tiko harus menadahkan air hujan untuk keperluan mandi dan masak.

(Kondisi terkini rumah mewah terbengkalai milik Ibu Eny di Cakung, Jakarta, Rabu (4/1/2023). ANTARA/Yogi Rachman)

Ketua Yayasan Bunda Milenial Sisca Rumondor kemudian melapor ke Damkar Jakarta Timur untuk melakukan bersih-bersih di rumah Ibu Eny. Damkar kemudian bergerak ke rumah Ibu Eny pukul 09.30 WIB, Rabu (4/1) kemarin, untuk bersih-bersih.

“Di dalam memang kondisinya debu sangat tebal. Rumahnya sudah tidak terawat atau tidak ditempati,” kata Kasi Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman, kepada wartawan.

Gatot mengatakan pihaknya juga membersihkan tanaman liar yang menutupi pekarangan rumah Ibu Eny tersebut. Dia menargetkan pembersihan rumah tersebut selesai hari ini.

“Pembersihan ini kita lakukan sampai tuntas. Artinya debu-debu sampai ubinnya itu kita kembalikan ke warna aslinya,” ujar Gatot.

“Untuk tanaman liar sebagian sudah dibersihkan sehingga udara segar mulai masuk. Tadi awal kita masuk, tertutup semuanya,” tambahnya.

Ibu Eny saat ini sudah dibawa Suku Dinas Sosial Jakarta Timur ke RSKD Duren Sawit untuk menjalani perawatan. Kepala Suku Dinas Sosial (Kasudinsos) Jakarta Timur (Jaktim) Purwono menuturkan Ibu Eny dibawa terlebih dulu ke RS untuk perawatan kebutuhannya.

Baca Juga :  Miris, Tiga Hari, Siswa SMAN CMBBS Pandeglang Tak Mandi

“Jadi, semenjak Sudinsos tahu, akhirnya petugas P3S meluncur ke lokasi, kita selamatkan dulu. Karena itu ada keluarganya, tentu kita izin ke anaknya dulu untuk dibawa ke Rumah Sakit Duren Sawit, diobati,” kata Purwono.

Purwono menuturkan belum bisa mengambil langkah lebih lanjut. Dia menyerahkan perawatan Ibu Eny ke putranya bernama Tiko setelah selesai perawatan di rumah sakit.

“Setelah nanti diobati seandainya sembuh, bisa kembali ke rumahnya lagi. Tapi kalau seandainya, katakanlah anaknya nggak sanggup merawat, nanti tentu Dinsos akan dititipkan dulu sementara di panti,” ucapnya.

Purwono menerangkan Dinsos DKI memiliki panti asuhan di kawasan Cipayung. Namun, lanjut Purwono, jika putra Ibu Eny sanggup merawat, setelah dari rumah sakit, akan kembali ke rumahnya di kawasan, Cakung.

Baca Juga :  Balita Meninggal Setelah Terseret Arus Saat Bermain di Pinggir Kali Ciliwung
Dok. Damkar DKI. Foto: Dok. Damkar DKI.

Suasana di dalam rumah Ibu Eny terekam lewat video yang diunggah Damkar DKI lewat akun Instagram @humasjakfire. Damkar Jakarta Timur memang hari ini, Rabu (4/1/2023), diminta membersihkan rumah Ibu Eny.

Dilihat, rumah Ibu Eny memiliki dua lantai. Hampir seluruh dinding rumah tampak berdebu tebal. Adapun bagian tembok rumah yang tercorat-coret.

Debu tebal juga berada di lantai rumah. Dalam salah satu video yang diunggah, damkar menemukan kalender tahun 2003.

Dok. Damkar DKI. Foto: Dok. Damkar DKI.

Usai bersih-bersih yang dilakukan Damkar Jaktim, kondisi dalam rumah Ibu Eny sudah lebih baik. Debu tebal di lantai rumah sudah hilang.

Berita Terkait

Tragis! Kecelakaan Bus Pelajar SMK Lingga Kencana Ungkap Praktik Kotor Study Tour
Pengurus Baru PWI Banten 2024-2029 Resmi Dilantik: Komitmen Untuk Meningkatkan Standar Jurnalisme dan Mendukung Demokrasi
Kecelakaan Fatal Bus Pariwisata di Ciater Menyebabkan Korban Jiwa
Alarm Merah! Banten Catat Rekor Pengangguran Tertinggi, Aksi Nyata Pemerintah dan Industri Diperlukan
Masyarakat Harus Perhatikan Peraturan Pembatasan Barang Bawaan dari Luar Negeri Agar Tidak salah paham
Kebakaran Hebat Hantam Gudang Amunisi Yon Armed 7/105 GS di Bantar Gebang
Rian Nopandra Kembali Diamanatkan Pimpin PWI di Tanah Jawara
Tim Kejaksaan Agung dan Kejati Banten Berhasil Tangkap Terpidana Korupsi Proyek Jalan Cilegon
Berita ini 4 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 00:00 WIB

Tragis! Kecelakaan Bus Pelajar SMK Lingga Kencana Ungkap Praktik Kotor Study Tour

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:54 WIB

Pengurus Baru PWI Banten 2024-2029 Resmi Dilantik: Komitmen Untuk Meningkatkan Standar Jurnalisme dan Mendukung Demokrasi

Sabtu, 11 Mei 2024 - 21:19 WIB

Kecelakaan Fatal Bus Pariwisata di Ciater Menyebabkan Korban Jiwa

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:07 WIB

Alarm Merah! Banten Catat Rekor Pengangguran Tertinggi, Aksi Nyata Pemerintah dan Industri Diperlukan

Rabu, 8 Mei 2024 - 09:33 WIB

Masyarakat Harus Perhatikan Peraturan Pembatasan Barang Bawaan dari Luar Negeri Agar Tidak salah paham

Sabtu, 30 Maret 2024 - 21:07 WIB

Kebakaran Hebat Hantam Gudang Amunisi Yon Armed 7/105 GS di Bantar Gebang

Kamis, 28 Maret 2024 - 12:49 WIB

Rian Nopandra Kembali Diamanatkan Pimpin PWI di Tanah Jawara

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:24 WIB

Tim Kejaksaan Agung dan Kejati Banten Berhasil Tangkap Terpidana Korupsi Proyek Jalan Cilegon

Berita Terbaru

Sejumlah warga berkumpul dilokasi penemuan mayat.(ist)

Hukum & Kriminal

Penemuan Mayat di Perumahan Saribumi Indah Gegerkan Warga

Rabu, 22 Mei 2024 - 14:57 WIB