TANGERANGNEWS.CO.ID, Jakarta | Dalam upaya memperluas akses pendidikan dan mendukung pembelajaran digital, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana distribusi 288 ribu televisi pintar atau smart TV ke sekolah-sekolah di daerah tertinggal tahun ini. Pengumuman ini disampaikan dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR, menegaskan komitmen pemerintah terhadap pemerataan akses pendidikan.

Presiden Prabowo menyoroti pentingnya teknologi dalam menjembatani kesenjangan pendidikan antara daerah perkotaan dan pelosok. “Dengan smart TV, anak-anak di pelosok dapat mengikuti pelajaran dari guru secara virtual, tanpa terhambat keterbatasan tenaga pengajar,” ujar Presiden.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tertinggal, memberikan kesempatan yang lebih merata bagi semua anak Indonesia untuk mengakses pendidikan berkualitas. Presiden juga menekankan bahwa pemerataan pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah saat ini.

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, yang berharap kehadiran smart TV dapat membuka peluang baru bagi siswa di daerah terpencil untuk belajar dan berkembang.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat memperkecil kesenjangan pendidikan dan menciptakan generasi penerus yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.(ceng)