TANGERANGNEWS.CO.ID, Jawa Timur | Indonesia resmi menghadirkan inovasi energi terbarukan terbaru dengan pemasangan Hybrid Wind Tree, atau yang dikenal sebagai “pohon angin hibrida”, di Tol Probolinggo-Banyuwangi, Jawa Timur. Teknologi canggih ini merupakan solusi masa depan yang memadukan turbin angin dan panel surya dalam satu struktur unik menyerupai pohon, menghadirkan sumber energi bersih dan berkelanjutan di tengah infrastruktur jalan tol.

Hybrid Wind Tree menggabungkan Aeroleaf, turbin angin sumbu vertikal yang dirancang menyerupai daun, dengan Solar Petal, panel surya berbentuk daun yang inovatif. Dengan kecepatan angin minimal 2,5 m/s dan sinar matahari yang optimal, pohon ini mampu menghasilkan listrik hingga 12,4 kW. Energi yang dikumpulkan disimpan dalam baterai berkapasitas besar, 28.800 Ah, yang memastikan pasokan listrik stabil untuk kebutuhan penerangan jalan, operasional kantor, hingga pengisian daya kendaraan listrik.

Proyek inovatif ini digagas oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebagai bagian dari komitmen kuat Indonesia untuk membangun infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Tidak hanya sebagai pembangkit listrik, desain modular dan fleksibel dari Hybrid Wind Tree membuatnya sangat cocok diaplikasikan di berbagai lingkungan, mulai dari perkotaan pintar, zona industri, hingga Ibu Kota Nusantara (IKN) — menjawab tantangan kebutuhan energi masa depan secara efisien dan estetik.

Meskipun investasi awalnya terbilang tinggi, teknologi ini dipandang sebagai langkah strategis yang menjanjikan. Hybrid Wind Tree dapat beroperasi sepanjang waktu, memaksimalkan potensi energi angin dan matahari secara bersamaan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam peta global pengembangan energi hijau dan bersih.

Dengan hadirnya pohon angin hibrida ini, Tol Probolinggo-Banyuwangi bukan hanya menjadi jalur transportasi, tapi juga simbol kemajuan teknologi yang berwawasan lingkungan dan masa depan energi berkelanjutan di Indonesia.(ceng)