TANGERANGNEWS.CO.ID, Jakarta | Pemerintah Indonesia resmi mengumumkan rencana ambisius untuk membangun 10 Kota Baru di berbagai wilayah strategis tanah air. Kabar baiknya, Kabupaten Tangerang dipastikan menjadi salah satu lokasi utama yang masuk dalam daftar prioritas pembangunan kawasan hunian modern berkonsep masa depan ini.
Bukan sekadar kompleks perumahan biasa, proyek megah ini dirancang khusus sebagai solusi nyata bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), kelas menengah, hingga kelompok masyarakat yang sering kali luput dari bantuan: warga bergaji tanggung (kelompok sandwich generation atau middle-income yang sulit membeli rumah komersial namun tidak masuk kategori miskin).
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait—yang akrab disapa Ara—menyatakan bahwa langkah awal eksekusi proyek ini sudah di depan mata. Saat ini, pemerintah telah mengamankan lahan siap bangun di wilayah Tangerang hasil sinergi antar-kementerian.
”Menteri Hukum sudah menyiapkan tanah sekitar 4,5 sampai 5 hektare di Tangerang, nanti Kabupaten Tangerang,” ucap Ara dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).
Konsep One-Stop Living: Rumah Murah, Fasilitas Mewah
Kota Baru di Kabupaten Tangerang ini tidak hanya akan menyediakan bangunan hunian, melainkan sebuah ekosistem kehidupan yang mandiri, humanis, dan terintegrasi. Untuk memastikan kualitas hidup penghuninya, kawasan ini akan dilengkapi dengan:
- Pendidikan & Ibadah: Fasilitas sekolah yang dekat dan tempat ibadah yang nyaman.
- Kesehatan & Olahraga: Layanan kesehatan terpadu serta sarana olahraga untuk mendukung gaya hidup sehat.
- Aksesibilitas Tinggi: Survei lokasi strategis sedang digenjot oleh Pemerintah bersama Satgas dan sejumlah instansi terkait guna memastikan konektivitas transportasi yang prima.
Demi mempermudah kepemilikan, Kementerian PKP juga bergerak cepat dengan menggandeng sektor perbankan. Skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) khusus sedang dirancang agar cicilannya ramah di kantong, transparan, dan tidak memberatkan masyarakat berpenghasilan tanggung.
Menjawab Krisis Hunian, Tangerang Jadi Pelopor
Kabupaten Tangerang dipilih karena dinilai memiliki tingkat urgensi dan kebutuhan hunian (backlog) yang sangat tinggi akibat pesatnya pertumbuhan kaum urban. Tangerang akan bersanding dengan sejumlah wilayah potensial lain di Indonesia yang masuk dalam cetak biru 10 Kota Baru.
”Kami sudah mendapatkan data untuk bakal 10 kota baru. Di antaranya ada Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, kemudian Kubu Raya, kemudian beberapa titik lainnya. Di Jawa Timur juga sudah diberikan datanya kepada kami,” tambah Ara.
Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat penyediaan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Proyek ini diharapkan dapat memecah kebuntuan generasi muda dan pekerja dalam mewujudkan impian memiliki rumah sendiri di tengah melambungnya harga properti komersial.(ceng)

Tinggalkan Balasan