TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Sebuah insiden menegangkan menimpa seorang balita di Perumahan Mekar Asri 2, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, pada Jumat (24/4) siang. Niat hati ingin bermain, tangan kanan sang balita justru terjebak di dalam lubang celengan kaleng dan tidak bisa keluar hingga memicu kepanikan keluarga.

Upaya mandiri orang tua yang mencoba melumasi tangan sang anak menggunakan sabun tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya mereka memutuskan memanggil bantuan profesional.

Respons Cepat Layanan Darurat 112

Laporan darurat diterima melalui layanan 112 sekitar pukul 13.00 WIB oleh seorang warga bernama Alwan. Menanggapi situasi yang memerlukan penanganan presisi, BPBD Kabupaten Tangerang langsung mengerahkan Tim Rescue dari Mako Curug.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Ruslan Nulaziz, mengonfirmasi bahwa tim bergerak secepat kilat untuk menyelamatkan sang balita.

“Petugas berangkat pukul 13.04 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.20 WIB. Kami mengerahkan satu unit kendaraan rescue dengan tiga personel spesialis penyelamatan,” ungkap Ruslan.

Proses Evakuasi Menegangkan Selama 30 Menit

Di lokasi kejadian, petugas harus bekerja dengan ekstra hati-hati mengingat objek yang ditangani adalah tangan mungil seorang balita dan material kaleng yang tajam. Dengan menggunakan peralatan khusus, tim melakukan pemotongan kaleng secara perlahan untuk menghindari luka gores.

Setelah sekitar 30 menit proses evakuasi yang mendebarkan, petugas akhirnya berhasil membelah kaleng tersebut dan membebaskan tangan sang balita.

Berakhir Bahagia Tanpa Luka

BPBD memastikan balita tersebut dalam kondisi stabil dan tangan kanannya aman tanpa mengalami luka serius. Keberhasilan evakuasi ini disambut tangis haru dan lega dari pihak keluarga.

“Alhamdulillah, tangan korban berhasil dikeluarkan dalam kondisi aman. Ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk selalu mengawasi benda-benda di sekitar anak saat bermain, terutama benda yang memiliki lubang sempit atau tepian tajam,” tambah Ruslan.

Insiden ini kembali membuktikan kesigapan tim pemadam dan penyelamatan dalam menangani berbagai situasi darurat di tengah masyarakat, tidak hanya kebakaran, tetapi juga penyelamatan nyawa dalam kondisi tak terduga.(ceng)