TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menanggapi secara terbuka terkait sorotan masyarakat atas besaran anggaran dalam APBD 2024, khususnya anggaran kedinasan yang dinilai jauh lebih besar dibandingkan anggaran pemeliharaan jalan dan fasilitas umum lainnya.

Dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2024, tercatat anggaran kedinasan Pemkot Tangerang Selatan mencapai Rp117 miliar, sementara anggaran pemeliharaan jalan dan fasilitas lainnya hanya sebesar Rp731 juta. Data tersebut sebelumnya diunggah oleh aktris Leony melalui Instagram Story yang kemudian menjadi perhatian publik.

Benyamin menjelaskan bahwa anggaran kedinasan sebesar Rp117 miliar tidak hanya dialokasikan untuk satu unit kerja pusat saja, melainkan tersebar di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, dan kelurahan. “Perjalanan dinas ini bukan hanya ada di satu unit kerja. Ada di bagian umum, di semua kecamatan, dan di semua perangkat daerah. Totalnya ada 34 perangkat daerah, 7 kecamatan, dan 54 kelurahan,” jelasnya, dikutip dari Kompas.

Selain itu, Pemkot Tangerang Selatan juga aktif memberikan pelatihan dan pemberdayaan masyarakat. Selama tahun 2024, tercatat 523 kegiatan pelatihan yang meliputi pelatihan kader kesehatan dan pelatihan teknis lainnya di berbagai dinas. Biaya perjalanan dinas termasuk biaya transportasi bagi peserta pelatihan juga merupakan bagian dari anggaran kedinasan tersebut. “Biaya kunjungan pejabat berkisar antara Rp120 ribu hingga Rp300 ribu per kunjungan sesuai aturan yang berlaku,” tambah Benyamin.

Wali Kota menegaskan komitmennya untuk terus transparan dalam pengelolaan anggaran daerah dan membuka ruang kritik dari masyarakat sebagai bentuk evaluasi dan perbaikan. “Mengkritisi seperti ini bagi kami bermanfaat, banyak masukan. Kami pastikan laporan yang diunggah sudah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” pungkas Benyamin.

Dengan keterbukaan ini, Pemkot Tangerang Selatan berharap masyarakat dapat memahami alokasi anggaran yang ada dan terus mendukung upaya peningkatan pelayanan publik di wilayahnya.(ceng)