TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Coach Randy Tunggeleng, pendiri sekaligus pengajar utama pelatihan public speaking bertajuk Workshop Public Speaking Made Easy, menyelenggarakan angkatan (batch) ke-100 program tersebut di hotel baru di Kota Tangerang, yaitu Hotel Citadines Connect Airport Jakarta, yang berlokasi di Jalan Husein Sastranegara, Rawa Bokor, Kota Tangerang, pada hari Sabtu (3/5).

Delapan peserta dari berbagai wilayah di Jabodetabek hadir di hotel bintang empat tersebut dan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius, mulai dari pagi hingga sore hari.

Workshop Public Speaking Made Easy pertama kali diselenggarakan pada tahun 2016 di Kota Tangerang. Setelah menggelar 98 angkatan lainnya di 23 kota dan 14 provinsi di berbagai pulau Indonesia, Coach Randy Tunggeleng memutuskan untuk kembali menyelenggarakan angkatan ke-100 di Kota Tangerang sebagai bentuk nostalgia.

Delapan peserta yang lulus pada angkatan ke-100 ini menambah daftar alumni program, yang hingga kini telah mencapai total 863 orang dari berbagai latar belakang usia, profesi, agama, suku, dan ras. Program ini juga telah meraih puluhan Rekor Indonesia dan Dunia, termasuk penghargaan sebagai “Metode Public Speaking No.1 (Terbaik) di Indonesia.”

Salah satu alumni terbaru, Suliani (68), menyampaikan bahwa ia merasa sangat puas dan senang mengikuti pelatihan ini karena materi yang disampaikan sangat padat, bermanfaat, dan mudah dipahami. Ia juga mengapresiasi pembawaan Coach Randy Tunggeleng yang seru serta detail dalam memberikan evaluasi.

“Saya sangat puas dan senang bisa mengikuti pelatihan ini karena materinya sangat padat dan bermanfaat, serta mudah dipahami. Coach Randy Tunggeleng juga membawakan materi dengan cara yang seru dan sangat detail dalam memberikan evaluasi serta perbaikan kepada peserta,” ujarnya.

Sesi workshop public speaking made easy.(ist)

Maureen (11), peserta termuda dari Bekasi yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, juga memberikan kesan positif. Ia mengatakan bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami, suasana belajar sangat menyenangkan dan tidak membosankan, serta terdapat banyak kesempatan untuk praktik, bukan hanya teori.

“Pelatihannya sangat asik dan tidak membosankan. Materi yang disampaikan Coach Randy juga sangat mudah saya mengerti sebagai anak SD. Saya senang karena banyak kesempatan untuk praktik, tidak hanya diajarkan teori saja,” tuturnya.

Maureen menambahkan bahwa alasan ia mengikuti pelatihan public speaking adalah menyadari pentingnya kemampuan berbicara di depan umum yang baik di era sekarang dan masa depan. Ia merasa bersyukur mendapat dukungan dari orang tua untuk mengikuti pelatihan ini.

“Saya mengikuti pelatihan ini karena menyadari kemampuan berbicara di depan umum sangat dibutuhkan sekarang dan di masa depan. Saya tidak ingin terlambat belajar agar bisa lancar public speaking. Saya sangat bersyukur orangtua mendukung saya untuk ikut program Coach Randy. Saya berterima kasih atas dukungan mereka,” jelas Maureen.

Coach Randy Tunggeleng menyatakan rasa puas dan syukurnya atas keberhasilan para peserta yang berhasil melewati seluruh tahapan pelatihan dengan sangat baik. Ia juga berterima kasih kepada seluruh alumni dari semua angkatan yang telah percaya belajar bersama dan menjadi bagian keluarga besar Workshop Public Speaking Made Easy.

“Saya sangat puas melihat para peserta berhasil melewati seluruh tahapan pelatihan dengan baik. Saya juga bersyukur program yang saya rintis sejak 2016 ini telah mencapai angkatan ke-100 dengan hampir 900 alumni tersebar di seluruh Indonesia. Melalui momen ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua alumni yang telah percaya belajar bersama dan menjadi bagian dari keluarga besar Workshop Public Speaking Made Easy. Tanpa mereka, program ini tidak mungkin sampai di titik ini,” ujar Coach Randy.

Co-Trainer pelatihan ini, Patricia Andreas, berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak kota, provinsi, dan pulau di Indonesia agar bisa membantu lebih banyak masyarakat yang ingin belajar public speaking untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum.

“Harapan kami ke depannya program Workshop Public Speaking Made Easy dapat menjangkau lebih banyak kota, provinsi, dan pulau di Indonesia, sehingga kami dapat membantu lebih banyak masyarakat yang ingin belajar public speaking guna meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum. Kami mohon doa dan dukungannya,” ungkap Patricia.

Kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat oleh Coach Randy Tunggeleng kepada para peserta dan sesi foto bersama.(red)