Aturan vs Realita: Kasus Kendaraan Dinas KADIS DBMSDA Tangerang Menggugat Disiplin ASN

Selasa, 26 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan Dinas DBMSDA yang disamarkan Nopolnya.(ist)

Kendaraan Dinas DBMSDA yang disamarkan Nopolnya.(ist)

TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Sebuah insiden yang menyeret nama Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang menjadi sorotan. Kendaraan dinas berplat merah, yang seharusnya hanya digunakan untuk keperluan operasional pemerintahan, diduga sengaja disamarkan untuk kepentingan pribadi oleh pemangku jabatan tersebut.

Menurut peraturan yang berlaku, kendaraan dinas milik Aparatur Sipil Negara (ASN) ditandai dengan plat merah yang merupakan simbol atas penggunaannya yang strict untuk mendukung kegiatan pemerintahan. Aturan penggunaan kendaraan dinas tercantum dalam peraturan menteri pendayagunaan aparatur negara, NO 87 tahun 2005 tentang pedoman efisiensi dan disiplin PNS, serta Keputusan Presiden (KEPPRES) nomor 68 tahun 1995, yang secara rinci mengatur batasan penggunaannya.

Baca Juga :  Dirjen Imigrasi Aktifkan Kembali Autogate di Terminal 2 Bandara Soetta

Namun, realita di lapangan seringkali menyimpang. Beberapa kendaraan dinas terlihat digunakan untuk keperluan di luar tugas resmi ASN, dan bahkan ada yang sengaja menyamarkan identitas kendaraan dengan menggunakan mika berwarna gelap. Salah satu kasus yang terjadi adalah pada kendaraan yang digunakan oleh KADIS DBMSDA Kabupaten Tangerang.

Insiden ini terungkap ketika kendaraan tersebut terparkir di halaman Masjid di Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa pada hari Senin, 25 Maret 2024. Dari luar, kendaraan ini tampak seperti mobil pribadi biasa hingga suatu saat identitas sebenarnya terbongkar karena plat merahnya yang tersembunyi di balik tutup mika berwarna biru gelap.

Ketika dikonfrontasi mengenai hal ini, Iwan Firmansyah Effendi, KADIS DBMSDA, mencoba menjelaskan tujuan dari penggunaan tutup mika berwarna biru tersebut. Menurutnya, langkah ini diambil hanya untuk menghindari risiko selama di jalan, seperti terkena dampak kerusuhan atau demonstrasi. Iwan juga menambahkan bahwa tindakannya tersebut tidak memiliki dampak terhadap posisinya dan cukup dengan membuka penutup mika tersebut, situasi bisa kembali normal.

Baca Juga :  Kali Wadas Ciledug Tangerang Direnovasi, Antisipasi Musim Hujan

Walaupun begitu, tindakan ini telah memicu pertanyaan serta kekhawatiran mengenai penyalahgunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi oleh oknum ASN. Penggunaan kendaraan dinas memang dibatasi oleh aturan yang ketat, namun insiden seperti ini menunjukkan pentingnya pengawasan yang lebih berat dari pemerintah terhadap aset dan fasilitasnya.(wld)

Berita Terkait

Diduga Bangunan Tanpa PBG Marak di Kota Tangerang, Satpol PP Diminta Tindak Tegas
Tabrakan Beruntun di Ruas Tol Jalan Ir Sedyatmo, Tidak Ada Korban Jiwa
Pencegahan Stunting, Ketua Kader PKK Desa Kohod Himbau Warga Datang ke Posyandu Besok Hari
Di duga Belum lengkapi perizinan Bangunan Indomaret Jalan terus
Karya Latih Wartawan PWI Kota Tangerang Sukses Tingkatkan Kompetensi Anggota
Penjabat Gubernur Banten Resmikan Pembukaan POPDA ke-XI
Tragedi di TangCity Mall: Lansia Meninggal Diduga Akibat Jatuh Dari Lantai GF
Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tangerang Capai 40% dari Target Tahunan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:56 WIB

Diduga Bangunan Tanpa PBG Marak di Kota Tangerang, Satpol PP Diminta Tindak Tegas

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:48 WIB

Tabrakan Beruntun di Ruas Tol Jalan Ir Sedyatmo, Tidak Ada Korban Jiwa

Senin, 10 Juni 2024 - 17:27 WIB

Pencegahan Stunting, Ketua Kader PKK Desa Kohod Himbau Warga Datang ke Posyandu Besok Hari

Minggu, 9 Juni 2024 - 13:42 WIB

Karya Latih Wartawan PWI Kota Tangerang Sukses Tingkatkan Kompetensi Anggota

Minggu, 9 Juni 2024 - 09:49 WIB

Penjabat Gubernur Banten Resmikan Pembukaan POPDA ke-XI

Jumat, 7 Juni 2024 - 23:06 WIB

Tragedi di TangCity Mall: Lansia Meninggal Diduga Akibat Jatuh Dari Lantai GF

Jumat, 7 Juni 2024 - 10:33 WIB

Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tangerang Capai 40% dari Target Tahunan

Jumat, 7 Juni 2024 - 09:34 WIB

Penertiban Bangunan di Bantaran Kali Alar Jiban Berjalan Kondusif

Berita Terbaru