TANGERANGNEWS.CO.ID, Jakarta | Kereta cepat nasional, Whoosh, mencetak tonggak sejarah dengan melayani lebih dari 10 juta penumpang sejak mulai beroperasi secara komersial pada Oktober 2023 hingga Juni 2025. Prestasi ini menegaskan bahwa Indonesia telah melangkah ke babak baru dalam transportasi modern yang cepat, efisien, dan ramah lingkungan.

Sepanjang semester pertama 2025, Whoosh mencatat pertumbuhan penumpang hampir 3 juta, terdorong oleh lonjakan mobilitas selama libur nasional. Hadir sebagai kereta cepat pertama di Asia Tenggara, Whoosh tidak hanya mempersingkat waktu tempuh antarkota, tetapi juga menetapkan standar baru layanan transportasi berbasis teknologi tinggi di kawasan ini.

Kecepatan operasional Whoosh mencapai 350 km/jam, menjadikannya salah satu moda transportasi tercepat di dunia. Namun, keunggulan Whoosh tidak hanya soal kecepatan. Kontribusinya terhadap keberlanjutan lingkungan sangat signifikan, dengan pengurangan emisi karbon secara drastis dan pencegahan potensi kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di moda transportasi darat konvensional.

Lebih membanggakan, operasional Whoosh kini sepenuhnya dikelola oleh sumber daya manusia Indonesia, hasil dari keberhasilan alih teknologi strategis yang memperkuat kemandirian nasional di sektor transportasi. Integrasi Whoosh dengan moda lain seperti LRT Jabodebek dan kereta api feeder semakin memperkokoh perannya sebagai tulang punggung mobilitas nasional yang modern, hijau, dan inklusif.

Keberhasilan Whoosh menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor yang produktif dan inovatif, sekaligus membuktikan bahwa Indonesia mampu menghadirkan teknologi kelas dunia yang menjawab tantangan mobilitas masa kini dan masa depan.(ceng)