TANGERANGNEWS.CO.ID, Serpong | Hujan deras yang mengguyur kawasan Serpong rupanya membawa malapetaka. Pada Rabu (2/7/2025) kemarin, tembok pembatas setinggi sekitar 4 meter di samping apartemen Jalan Lengkong Gudang Timur 3 roboh dan menimpa beberapa rumah serta kontrakan di sekitarnya. Insiden ini tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan, tetapi juga melukai salah satu penghuni kontrakan.
Melansir Okezone, puing-puing tembok yang ambruk langsung jatuh mengenai kepala seorang pria yang tinggal di kontrakan tersebut. “Kemarin saya sama anak saya lagi di dalam rumah, kebetulan anak saya lagi kurang sehat, tiduran juga di dalam. Enggak tahunya langsung ada suara keras dari arah belakang,” ungkap Aef Syaefudin (61), penghuni kontrakan yang menjadi korban, dikutip Sabtu (5/7/2025).
Tak hanya kerusakan fisik, ambruknya tembok juga membuat air hujan yang tertampung di atas tembok meluap deras hingga menerjang permukiman warga. “Waktu ambruk, air deras juga ngucur dari gorong-gorong di atas, sampai kebanjiran, tingginya hampir setengah meter. Itu kejadiannya lama juga, hampir 2 jam air ngucur deras,” tambah Aef.
Akibat kejadian ini, total dua rumah dan tiga kontrakan mengalami kerusakan signifikan. Warga yang terdampak terpaksa mengungsi sementara waktu atas arahan RT setempat hingga tembok tersebut bisa diperbaiki dan kondisi lingkungan kembali aman.(ceng)

Tinggalkan Balasan