Sidang Kedua Kasus Sengketa Lahan Tanah Garapan Saksi Terdakwa Berikan Keterangan di Persidangan

Rabu, 1 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Dalam persidangan kedua di Pengadilan Negeri (PN) Kota Tangerang atas perkara dugaan pemalsuan surat tanah garapan seluas kurang lebih 500 hektar yang dilakukan mantan Kepala Desa (Kades) Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Rohaman Bin ungi (52) memasuki agenda kedua keterangan saksi dari pihak terdakwa.pada Selasa (30/04/2024)

Persidangan yang diketuai oleh Ketua Majelis Hakim, Nanik Handayani dengan perkara No. 594/Pod.B/2024/PN Tng atas nama Hengky dan No. Perkara atas nama Hendra No 592/Pod.B/2024/PN Tng. Sedangkan Jaksa Penuntut, Eva Novita Nababan dari Kejari kota Tangerang provinsi Banten

Dua terdakwa Hengky (58) dan Hendra (60) dikenakan pasal 266 KUHP atas perbuatan upaya melawan hukum dengan memalsukan surat tanah garapan di desa kohod Pakuhaji Kabupaten tangerang provinsi Banten

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Dari keterangan Kedua saksi terdakwa yang dihadirkan JPU di Persidangan PN Kota Tangerang di Ruang 2 adalah Nana bin Ungi (40) saksi pertama selaku saksi terdakwa yang merupakan ( PJS) Kepala Desa Kohod tahun 2014.

Baca Juga :  Badut Keliling Edarkan Heximer dan Tramadol di Panongan Tangerang

Kemudian saksi kedua, Andi Bin Ungi (45) saksi terdakwa sebagai Penggarap tanah timbul di desa Kohod Pakuhaji Tangerang sebagai salah satu penggarap tanah yang di beli oleh terdakwa Hengky (58) dan Hendra (60)

Dalam keterangan saksi pertama, Nana mengatakan bahwa benar untuk kedua terdakwa sering datang ke Kantor desa Kohod waktu saya menjabat sebagai pejabat sementara ( PJS).

“Bahwa Pada tahun 2014 saya sebagai pejabat sementara (PJS) yang Mulia.”kata Nana dalam memberikan kesaksian dipersidangan.

Di saat Jaksa menanyakan kepada Nana, Kenal tidak saudara dengan terdakwa Hengky dan Hendra Nana Menjawab “Kenal yang Mulia”.

Selanjutnya, Terkait pernah
atau tidak saudara, Mengover alihkan tanah garapan tersebut Nana Menjawab “pernah yang Mulia”. Lalu Jaksa bertanya Kepada siapa saudara Mengover alih tanah garapan tersebut Nana menjawab kepada saudara Henky (terdakwa).

Baca Juga :  KSK Pagedangan Gelar BUKBER Jalin Silaturahmi Dan Kekompakan

“Waktu itu saya terima uangnya pertama, Lima Ratus Ribu Rupiah.
kedua, Dua Ratus Ribu Rupiah ucapnya.”ucap Nana mengatakan ke Jaksa Penuntut umum (JPU)

Selain itu, Pengakuan Andi bin Ungi saksi kedua kepada Jaksa penuntut umum (JPU) memberikan kesaksian yang berbelit belit.saat di kasih pertanyaan pertanyaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Terkait Pertanyaan Apakah saudara Andi Bin Ungi Kenal atau tidak saudara dengan saudara Hengky dan Hendra Andi menjawab “tidak kenal”.kelak Andi

Namun, Setelah dipertanyakan lagi dengan Jaksa. saudara Andi Apakah saudara memiliki tanah garapan di desa Kohod Andi Menjawab “punya
Yang Mulia.”Akuinya

Jaksa Penuntut umum (JPU)
menanyakan ke saudara Andi Apakah saudara pernah menandatangani surat keterangan tanah garapan Andi menjawab “perna yang Mulia,”

Baca Juga :  Warga Binong Akan Gelar Aksi di Kantor Bupati Terkait Banjir

Apakah saudara membaca dulu apa isi surat tersebut Andi menjawab ‘tidak Yang Mulia, Karena saya tidak bisa baca.” ucapnya

JPU menanyakan kembali dari manakah saudara Andi bisa Kenal dengan saudara Hengky dan Hendra Andi Menjawab “dari Pak Mantan Kades Rohaman yang Mulia.”jelasnya

Setelah itu, Berapa saudara Mengover alih garapan tanah tersebut Kepada saudara terdakwa Hengky dan Hendra Andi Menjawab “dengan nominal uang empat juta Rupiah yang mulia,” ucapnya

Lebih lanjut, Saat Hakim Ketua
menanyakan kepada terdakwa (Hengky dan Hendra) apa yang dikatakan para saksi terdakwa Hengky dan Hendra menjawab “ada yang benar dan tidak benar yang Mulia.” jawabnya singkat

Info yang dihimpun, Hakim Ketua Menjadwalkan Sidang selanjutnya pada Kamis, tanggal 2 Mei 2024 mendatang.(Rom)

Berita Terkait

Kejari Tigaraksa Sukses Dalam Pemulihan Keuangan di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Senilai Rp2.8 dari 39 SKKSemester Pertama 2024
Polres Metro Tangerang Kota Salurkan 61 Hewan Kurban Idul Adha 1445 Hijriah
CV.Tirta Kencana Putera Diduga Gunakan Material Bekas
Parah!! Diduga Akibat Betonisasi Jalan Raya Merdeka Depan Pom Bensin Cimone, Tanaman Hias Rusak
SMAN 11 Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi PPDB 2024: Komitmen Transparansi dan Kepatuhan Aturan Mendominasi!
Diduga Bangunan Tanpa PBG Marak di Kota Tangerang, Satpol PP Diminta Tindak Tegas
Tabrakan Beruntun di Ruas Tol Jalan Ir Sedyatmo, Tidak Ada Korban Jiwa
Pencegahan Stunting, Ketua Kader PKK Desa Kohod Himbau Warga Datang ke Posyandu Besok Hari
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 22:56 WIB

Kejari Tigaraksa Sukses Dalam Pemulihan Keuangan di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Senilai Rp2.8 dari 39 SKKSemester Pertama 2024

Senin, 17 Juni 2024 - 21:35 WIB

Polres Metro Tangerang Kota Salurkan 61 Hewan Kurban Idul Adha 1445 Hijriah

Sabtu, 15 Juni 2024 - 19:21 WIB

CV.Tirta Kencana Putera Diduga Gunakan Material Bekas

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:43 WIB

SMAN 11 Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi PPDB 2024: Komitmen Transparansi dan Kepatuhan Aturan Mendominasi!

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:56 WIB

Diduga Bangunan Tanpa PBG Marak di Kota Tangerang, Satpol PP Diminta Tindak Tegas

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:48 WIB

Tabrakan Beruntun di Ruas Tol Jalan Ir Sedyatmo, Tidak Ada Korban Jiwa

Senin, 10 Juni 2024 - 17:27 WIB

Pencegahan Stunting, Ketua Kader PKK Desa Kohod Himbau Warga Datang ke Posyandu Besok Hari

Senin, 10 Juni 2024 - 13:21 WIB

Di duga Belum lengkapi perizinan Bangunan Indomaret Jalan terus

Berita Terbaru

Foto dari tangkapan kamera yang di edit.

Pemerintahan

CV.Tirta Kencana Putera Diduga Gunakan Material Bekas

Sabtu, 15 Jun 2024 - 19:21 WIB