TANGERANGNEWS.CO.IDTangerang | Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan tangkapan layar percakapan WhatsApp yang menunjukkan perilaku tidak terpuji dari seorang oknum kurir layanan SPX Instant, bagian dari ekosistem e-commerce raksasa Shopee. Insiden ini memicu kemarahan warganet dan mencoreng citra layanan pengiriman instan yang seharusnya memudahkan pelanggan.

Dalam tangkapan layar yang beredar luas, oknum kurir tersebut melontarkan kata-kata kasar dan tidak pantas kepada pelanggan terkait masalah titik lokasi pengantaran.

“Najis banget nganterin barang orang ngen*** kaya lu,”* tulis oknum driver tersebut tanpa sensor melalui pesan WhatsApp kepada pelanggan.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan korban (pelanggan), insiden bermula dari ketidaksesuaian titik lokasi di peta aplikasi dengan alamat tertulis. Padahal, pelanggan menegaskan bahwa alamat yang tertera dalam teks sudah sangat jelas dan benar.

“Padahal alamat sudah tertulis jelas di aplikasi, sedangkan titik maps itu sistem yang menentukan, bukan saya sepenuhnya,” ujar pelanggan yang menjadi korban.

Lebih lanjut, korban menjelaskan bahwa ia sudah melakukan langkah antisipasi. Ia telah menginformasikan kepada penjual (seller) bahwa titik maps sempat salah, dan penjual pun sudah memperbaikinya di sistem aplikasi sebelum barang dikirim. Namun, alih-alih mengonfirmasi dengan sopan, oknum driver justru langsung menyerang pelanggan dengan cacian kasar.

Sorotan Publik: Etika Buruk di Tengah Persaingan E-Commerce

Kasus ini menjadi sorotan tajam mengingat Shopee merupakan salah satu aplikasi belanja online terbesar di Indonesia dengan jutaan pengguna harian. Layanan SPX Instant yang digadang-gadang sebagai solusi pengiriman cepat kini dipertanyakan standar pelayanan dan rekrutmen mitranya.

Publik menilai bahwa ketidaksesuaian titik lokasi (titik maps) adalah masalah teknis yang umum terjadi dan seharusnya bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik, bukan dengan makian yang merendahkan martabat konsumen.

“Ini merupakan etika buruk seorang oknum driver dan sangat disayangkan. Ulah satu orang ini membuat nama jasa pengantaran tercoreng. Kami sebagai customer membayar untuk layanan, bukan untuk dimaki-maki,” tambah korban dengan nada kecewa.

Tuntutan Netizen

Warganet yang melihat unggahan viral ini mendesak pihak Shopee dan manajemen jasa pengirimannya untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Serem banget, cuma gara-gara titik maps sampe ngomong kasar begitu.”

“Tolong Shopee, filter lagi driver-nya. Jangan sampai customer jadi takut belanja.”

“Ini sudah masuk pelecehan verbal. Harus di-suspend permanen!”

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu klarifikasi resmi dan langkah konkret dari pihak Shopee Indonesia terkait sanksi bagi oknum mitra pengemudi tersebut demi menjamin keamanan dan kenyamanan para penggunanya.(ceng)