TANGERANGNEWS.CO.ID,  Tangerang | Kabar penting bagi para pejuang Commuter Line di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Rencana peresmian Stasiun Jatake yang sangat dinanti-nantikan di Kelurahan Kadusirung, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, resmi mengalami penyesuaian jadwal. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa stasiun megah ini ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Januari 2026.

Penundaan ini bukan tanpa alasan. Langkah ini diambil demi memastikan standar keselamatan dan kenyamanan tertinggi bagi penumpang, seiring dengan proses finalisasi ketat bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Bukan Sekadar Stasiun Biasa

Berada strategis di antara Stasiun Cicayur dan Parung Panjang, Stasiun Jatake digadang-gadang akan menjadi “Game Changer” mobilitas warga Tangerang. Dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang futuristik, stasiun ini bukan hanya tempat naik-turun kereta, melainkan pusat gaya hidup baru.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan komitmen KAI dalam menghadirkan infrastruktur kelas dunia.

“Stasiun Jatake dihadirkan untuk mendekatkan layanan kereta api kepada masyarakat di kawasan yang berkembang pesat. Kehadirannya diharapkan memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung mobilitas harian yang lebih tertata dan efisien,” ujar Bobby, Selasa (31/12).

Fakta-Fakta “Gila” Stasiun Jatake yang Wajib Kamu Tahu:

  • Kapasitas Monster: Diproyeksikan mampu melayani hingga 20.000 penumpang per hari. Selamat tinggal desak-desakan yang tidak manusiawi!
  • Gedung 3 Lantai: Memiliki luas bangunan 3.000 meter persegi, stasiun ini akan menjadi salah satu ikon arsitektur baru di lintas Rangkasbitung.
  • Fasilitas Lengkap: Dilengkapi area parkir luas untuk motor, mobil, hingga sepeda. Tak hanya itu, tersedia area komersial untuk hangout dan perkantoran modern KAI.
  • Fokus Keselamatan: Saat ini, KAI dan DJKA tengah melakukan uji prasarana “habis-habisan” untuk memastikan zero-accident saat stasiun dibuka.

Mengapa Harus Menunggu Januari 2026?

KAI tidak ingin mengambil risiko. Tahap akhir yang sedang berlangsung mencakup beragam uji coba sistem sinyal, kelistrikan, dan alur penumpang guna menjamin keamanan pengguna Commuter Line. Penantian tambahan ini adalah investasi untuk keselamatan jangka panjang.

Warga Pagedangan, Legok, dan sekitarnya, bersiaplah menyambut era baru transportasi publik yang lebih manusiawi, modern, dan terintegrasi di awal tahun depan! (ceng)