TANGERANGNEWS.CO.ID, Kabupaten Tangerang | Pemerintah Kabupaten Tangerang, Dinas Pendidikan, dan Dewan Pendidikan mengadakan seminar untuk membahas penerapan jam belajar masyarakat di lingkungan Kabupaten Tangerang.

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan meningkatkan kualitas belajar di rumah.

‎Dalam seminar ini, para ahli dan praktisi pendidikan membahas berbagai strategi untuk meningkatkan jam belajar masyarakat, termasuk:

‎- Meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan

‎- Membuat jadwal belajar yang efektif

‎- Meningkatkan akses ke sumber belajar

‎- Meningkatkan peran masyarakat dalam mendukung pendidikan

‎Rekomendasi dari seminar ini antara lain:

‎- Pemerintah Kabupaten Tangerang harus meningkatkan anggaran untuk pendidikan

‎- Orang tua harus lebih aktif dalam memantau dan mendukung belajar anak-anak

‎- Masyarakat harus lebih terlibat dalam kegiatan pendidikan di sekolah dan lingkungan

‎Dengan demikian, diharapkan jam belajar masyarakat di Kabupaten Tangerang dapat meningkat dan kualitas pendidikan dapat ditingkatkan.

‎Dalam acara tersebut turut hadir Bupati Tangerang, Drs.H. Maesal Rasyid, M.Si, Dewan Pendidikan, Dr.H. Mas Iman Kusnandar, Ketua K3S, H.Apas, Ketua MUI, Drs. KH. Mohammad Ues Nawawi, Ketua KKM MI, Rafiudin, S.Pd.I., M.Pd.

‎Dalam sambutannya Drs.H.Maesal Rasyid, M.Si, Bupati Tangerang mengatakan bahwa dirinya mengucapkan banyak terimakasih atas komitmen dewan pendidikan di daerah Kabupaten Tangerang.

‎”Saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan banyak terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen dewan pendidikan di daerah Kabupaten Tangerang terkait Jam Belajar Masyarakat (JBM), silahkan dirumuskan asalkan yang terpenting tidak menggangu semua pihak,” sambutnya.

‎Dr.H.Mas Imam Kusnandar, MH, M.Si dewan pendidikan menjelaskan bahwa dirinya harus optimis dalam dunia pendidikan.

‎”JBM ini didorong dan diangkat oleh kita, jadi gini pak, anak-anak di kita ini sikap serta kompetensinya masih sangat rendah, kalau di sekolah belum tentu maksimal sedangkan orang tua harus ikut serta dalam mendidiknya,”ungkapnya.