TANGERANGNEWS.CO.ID, Jakarta | Banyak lulusan sarjana dan diploma kini harus bekerja di bidang yang jauh dari jurusan mereka. Mereka menjadi pembantu rumah tangga, pengasuh anak, sopir, bahkan office boy. Semua ini dilakukan agar bisa tetap hidup di tengah sulitnya mencari pekerjaan di sektor formal dan banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu contohnya adalah Heru Kurniawan, Sarjana Teknik Mesin lulusan 2023. Saat ini, Heru bekerja sebagai sopir mobil rental. “Keluarga tidak masalah saya jadi sopir, tapi saya pribadi merasa sayang, karena perjuangan menempuh pendidikan sarjana susah, menghabiskan waktu dan biaya,” katanya dengan suara pelan.
Hal yang sama juga dirasakan Ihlazul Amal, Sarjana Manajemen lulusan 2023, yang sudah hampir dua tahun bekerja sebagai pramukantor. “Karena sudah kebutuhan dan sekarang cari pekerjaan sulit, jadi mau tidak mau ya harus disyukuri,” ungkap Amal saat istirahat kerja.
Fenomena ini menunjukkan betapa sulitnya kondisi lapangan kerja saat ini, terutama bagi para lulusan baru. Mereka harus berjuang keras dan terkadang bekerja di luar bidang keahlian demi memenuhi kebutuhan hidup.(ceng)

Tinggalkan Balasan