TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Momentum bersejarah tercipta di Provinsi Banten. Kloter pertama jemaah haji Indonesia dari Embarkasi Banten resmi diberangkatkan pada Rabu (22/4/2026) dari Terminal Haji Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Sebanyak 391 jemaah menjadi rombongan pembuka perjalanan suci tahun ini.
Pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, dipimpin oleh Sufmi Dasco Ahmad serta dihadiri Andra Soni. Tangis bahagia keluarga yang mengantar menjadi saksi dimulainya perjalanan spiritual yang telah lama dinanti.
Gubernur Andra Soni menegaskan, tahun ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Banten. Untuk pertama kalinya, embarkasi di wilayah ini berfungsi penuh sebagai titik keberangkatan sekaligus kepulangan jemaah haji.
“Ini sejarah bagi Banten. Embarkasi tidak lagi hanya menjadi tempat kepulangan, tetapi juga pemberangkatan jemaah haji. Kita patut bersyukur,” ujarnya.
Lebih dari 9.000 jemaah asal Banten dijadwalkan menunaikan ibadah haji tahun ini. Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.
Sementara itu, Sufmi Dasco Ahmad menyebut keberangkatan kloter pertama ini sebagai tanda dimulainya rangkaian besar penyelenggaraan haji Indonesia 2026. Ia juga mengapresiasi berbagai peningkatan layanan yang kini dirasakan jemaah.
Mulai dari kesiapan petugas, penambahan embarkasi, hingga fasilitas fast track, seluruhnya dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal. Bahkan, distribusi kartu nusuk yang kini dilakukan sejak di Indonesia dinilai mampu mencegah terpisahnya anggota keluarga selama proses keberangkatan.
“Sekarang semuanya lebih tertib, lebih rapi, dan lebih manusiawi,” tegasnya.
Di sisi lain, Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan bahwa perjalanan haji bukan sekadar perpindahan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang mendalam.
“Ini adalah panggilan Allah SWT. Perjalanan jiwa menuju titik paling khusyuk dalam hidup seorang Muslim,” ujarnya penuh makna.
Ia juga menegaskan, tahun ini menjadi awal penyelenggaraan haji secara penuh oleh Kementerian Haji dan Umrah. Pemerintah berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik, mulai dari perlindungan hingga keamanan jemaah di tengah tantangan global.
Dengan kesiapan yang semakin matang, pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat.(ceng)

Tinggalkan Balasan