TANGERANGNEWS.CO.ID, Tangerang | Sebuah insiden kebakaran hebat melanda pabrik tepung kayu untuk bahan baku obat nyamuk milik CV Batara Jaya Utama yang berlokasi di Kampung Ranca Kebo, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang pada Rabu malam, 20 Mei 2026. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga sekitar dan mengakibatkan satu orang karyawan harus dilarikan ke rumah sakit.
Menurut keterangan salah satu karyawan pabrik, Aris, kobaran api saat ini sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas. Namun, insiden tersebut memakan korban luka. Salah seorang rekan kerjanya dilaporkan mengalami luka bakar di bagian tangan akibat kobaran api yang muncul mendadak.
“Ada luka bakar di bagian tangan, cuman tidak parah dan sudah dibawa ke rumah sakit semalam,” ujar Aris singkat saat dimintai keterangan oleh media, Kamis (21/5/2026).
Diduga Akibat Mesin Grinding Overheat
Merespons kejadian tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, memberikan penjelasan resmi terkait kronologi dan dugaan penyebab kebakaran. Ia menyebutkan bahwa petaka tersebut diduga kuat bermula dari masalah teknis pada alat produksi.
“Adanya laporan terkait Jaya 65 (kebakaran) yang berawal dari mesin grinding mengalami overheat (panas berlebih), sehingga menimbulkan bara api,” jelas Ahmad Taufik dalam keterangan tertulisnya.
Taufik menambahkan, begitu menerima laporan dari warga dan pihak pabrik, tim pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Tangerang langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan lokalisir dan pemadaman agar api tidak merembet ke pemukiman sekitar.
“Pihak pelapor langsung berkoordinasi melalui Pusdalops, dan anggota kami di lapangan langsung merespon cepat laporan tersebut,” tambahnya.
Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Juta Rupiah
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, dampak kerugian material yang dialami oleh CV Batara Jaya Utama tergolong cukup besar lantaran area mesin produksi utama ikut terdampak.
Berdasarkan data dan asesmen cepat yang dilakukan oleh tim BPBD Kabupaten Tangerang di lokasi kejadian, total kerugian ditaksir menyentuh angka seratus juta rupiah.
“Kerugian kurang lebih mencapai 100 juta rupiah, dan tercatat 1 orang karyawan mengalami luka bakar,” pungkas Taufik.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Kampung Ranca Kebo sudah kembali kondusif, dan pihak berwenang terus melakukan pemantauan pasca-kebakaran guna memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi menyala kembali.(ceng)

Tinggalkan Balasan